Suara.com - Hyundai Motor Co dan afiliasinya Kia Corp mencatat, penjualan gabungan mereka di Amerika Serikat (AS) turun 3,7 persen pada kuartal pertama dibandingkan pada tahun 2021, akibat pandemi dan kekurangan chip.
Mengutip dari Yonhap, data kedua perusahaan menyebut, dua perusahaan tersebut menjual total 322.593 kendaraan di AS dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Pada Maret, kedua produsen mobil tersebut menjual 123.507 unit gabungan, turun 14,8 persen dari tahun sebelumnya. Penjualan Hyundai di AS pada kuartal pertama turun 2,3 persen menjadi 171.399 unit.
Berbeda dengan kinerja keseluruhan yang lamban, Genesis, divisi independen kendaraan mewah Hyundai, penjualannya di pasar mobil paling penting di dunia itu melonjak 42,6 persen menjadi 11.723 unit selama periode tersebut.
Penjualan mobil ramah lingkungan Hyundai, termasuk kendaraan listrik (EV), kendaraan listrik sel bahan bakar dan model hibrida, hampir tiga kali lipat menjadi 25.790 unit dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Sementara Kia mengatakan telah menjual 151.194 unit di AS pada kuartal pertama, turun 5,2 persen dari tahun sebelumnya.
Penjualan model ramah lingkungan Kia di AS melonjak 238,7 persen tahun ini menjadi 18.549 unit didukung oleh permintaan yang kuat untuk model kendaraan listrik barunya, kata perusahaan.
Berita Terkait
-
Harga Pertamax Naik, Berpengaruh ke Penjualan Mobil?
-
Kembali Gelar BritAma FSTVL, BRI Sediakan 45 Unit Hyundai Ioniq 5
-
Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 Melantai di IIMS Hybrid 2022
-
Kembangkan Bahan Bakar dan Mesin Ramah Lingkungan, Hyundai Jalin Kemitraan dengan Saudi Aramco
-
Penjualan Mobil dari Astra Group di Februari 2022 Mengalami Peningkatan, Dua Brand Ini Jadi Penopang Utama
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?
-
Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas
-
Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok
-
Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?
-
IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut
-
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar
-
Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?
-
Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi
-
Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara