Suara.com - Pasar kripto tanah air dinilai sangat potensial. Baru-baru ini pasar kripto RI kembali kedatangan pendatang baru, bernama Actio.
Actio diklaim berbeda dengan token lain. Token ini akan menjadi wadah bagi pelaku industri kreatif dan perfilm-an.
CEO dan Founder Actio, Bayu Tanjung mengatakan, ide menciptakan kripto ini datang 7 bulan lalu. Dia melihat potensi industri kripto di Indonesia akan terus berkembang ke depan. Pasarnya pun masih terbuka lebar.
"Saya melihat teknologi ini bisa membantu perkembangan industri film di indonesia. Saat itu saya melihat apa yang dilakukan di hollywood berkaitan dengan film dan crypto, roman coppola membuat decentralized pictures. Dari situ saya mengembangkan ide Actio sebagai wadah yang menghubungkan berbagai unsur dalam industri kreatif dan entertainment yang memberikan potensi keuntungan kepada siapapun yang terlibat di dalamnya," ujar Bayu, ditulis Jumat (8/4/2022).
Bayu menjelaskan, lewat tokennya ini, pihaknya bisa memproduksi video seperti film, series maupun produk industri kreatif dan film lainnya.
"Hasil dari produk tersebut nantinya akan dibagikan kepada pemilik token actio yang mengunci tokennya di fitur staking. Jadi ada rasa kepemilikan masyarakat terhadap produk tersebut, jadi ketika produk itu tayang, masyarakat pasti mempromosikan tayangan tersebut karena rasa memiliki itu. Dan nantinya ada aplikasi yang akan kami luncurkan berkaitan dengan industri ini," ujarnya.
"Kalau token yang lain lebih banyak membuat metaverse, nft, defi, dimana adaptasi terhadap hal tersebut masih baru di Indonesia, dan kebanyakan orang hanya ikutan karena lagi hype," tambahnya.
Bayu menargetkan, tokennya ini akan rilis pada pekan ini di exchange pancakeswap.
"Kami hanya terbitkan 5 miliar token Actio," ujarnya.
Baca Juga: Pengguna Kripto Indonesia Diprediksi Capai 50 Juta dalam Lima Tahun ke Depan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
-
Antam dan IBI Garap Proyek Baterai Bareng Konsorsium China: Nilai Investasi Capai 6 Miliar Dolar AS