Suara.com - Para pemudik tidak perlu khawatir kehabisan tiket kereta api. Sebab, Kementerian Perhubungan menyiapkan kereta tambahan untuk angkutan mudik.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Risal Wasal mengatakan, kereta tambahan ini akan disediakan jika kuota tiket kereta api mudik telah ludes terjual.
"Namun kami dan PT KAI telah menyiapkan juga kereta tambahan yang kami siapkan. Kalau nanti masih butuh juga, mungkin akan ada ekstra pelebaran, kalau nanti dipaksakan," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/4/2022).
Risal memaparkan, terdapat 38 perjalanan kereta tambahan yang disediakan dari tanggal 25 April sampai 9 Mei 2022. Adapun, kapasitas yang disediakan mencapai 700 tiket dalam satu perjalanan.
"Jadi, ada rute Solo-Gambir PP, selanjunya, lintas Semarang Poncol - Pasar Senen, 24 april sampai 9 Mei pada lintas Purwosari - Pasar Senen KA, dan sebagainya," ucap Risal.
Pada mudik tahun ini, Risal menargetkan sebanyak 7,66 juta orang yang akan mudik dengan kereta api. Sedangkan kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 8,7 juta orang.
Jika dirinci, untuk antarkota diprediksi mencapau 1,78 juta orang, sedangka untuk KA lokal kapasitasnya sebanyak 5,8 juta. Kemudian untuk aglomerasi perkotaan diprediksi mencapai 11,31 jut penumpang.
"Hingga saat ini, pemesanan tiket untuk perjalanan jarak jauh sudah 1,52 juta yang di-booking. Teman-teman kalau mencari tiket mudik mulai 27 itu sudah habis, ini agak berat," ucap dia.
Baca Juga: Polisi Akan Berlakukan Contra Flow Bila Ganjil Genap Tak Efektif Atasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Akan Berlakukan Contra Flow Bila Ganjil Genap Tak Efektif Atasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran
-
Mudik Lebaran 2022 Melonjak, Jalur Udara Menuju Sumbar Diprediksi Meningkat 50 Persen
-
Paling Banyak Tujuan Jawa Tengah, Program Mudik Gratis Polri Tembus 11.000 Pendaftar dan Mulai Diberangkatkan Hari Ini
-
Bebas Pulkam, Mabes Polri Pastikan Tak Bakal Putar Balik Kendaraan Pemudik yang Belum Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emas Antam Meroket Lagi, Harganya Dipatok Rp 3.068.000/Gram
-
Kontribusi Triliunan dan Serap Tenaga Kerja, Industri Vape Minta Tak Dipukul Rata
-
8 Calon Emiten Mau IPO dengan Aset Jumbo, Ini Bocorannya
-
Harga Bitcoin Terkapar dan Sulit Bangkit, Emas Kembali Jadi Primadona
-
Uang Beredar Tembus Rp10.117 Triliun di Awal Januari 2026
-
Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp16.835
-
Cara Cek dan Daftar Antrean Penukaran Uang PINTAR BI
-
IHSG Lanjutkan Tren Positif pada Selasa Pagi, Melesat ke Level 8.400
-
Donald Trump Dituntut Kembalikan Dana Tarif Rp 2.700 Triliun
-
Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?