Suara.com - Partai NasDem melirik Menteri BUMN RI Erick Thohir untuk Pilpres 2024. Erick Thohir dinilai figur yang tepat untuk diusung Nasdem karena memiliki ideologi dan visi yang sama.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti mengatakan Erick Thohir merupakan sosok yang moderat dan memiliki banyak program pembangunan. Nasdem dan Erick Thohir sama-sama membawa pemikirian nasionalis berlandaskan Pancasila.
“Kedekatan ideologi, Erick Thohir sangat nasionalis jadi ia memiliki kedekatan ideologi bersama NasDem,” ungkap Ray ditulis Jumat (6/5/2022).
Kinerja anggota kehormatan Banser ini dalam menjalankan Kementerian BUMN juga terbukti berhasil melakukan transformasi sehingga memberikan banyak keuntungan bagi negara dan masyarakat.
"Soal kinerja, Erick Thohir terlihat ada pembenahan di BUMN yang lebih baik," ubgkapnya.
Eks Presiden Inter Milan tersebut berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 90 triliun sepanjang tahun 2021. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 13 triliun.
Erick Thohir juga berani melakukan ‘bersih-bersih’ di BUMN dengan menyelesaikan kasus mega skandal korupsi PT Jiwasraya dan PT Asabri yang telah merugikan negara hingga Rp 40 triliun. Di samping itu, dalam upaya ‘bersih-bersih’ dan menyelamatkan PT Garuda Indonesia, ia melaporkan adanya dugaan korupsi pengadaan pesawat kepada Kejaksaan Agung (Kejagung.
Di sisi lain, Erick Thohir banyak menyalurkan program yang berhasil meningkatkan menggerakkan ekonomi masyarakat. Seperti program PNM Mekaar, Makmur, kemudahan KUR, Sembrani Fund dan Merah Putih Fund.
Tren kenaikan elektabilitas Erick Thohir yang luar biasa seiring berjalannya waktu mendekati pemilu juga disebut menjadi pertimbangan partai. Terbukti, berbagai lembagai survei, termasuk yang terbaru dari Indikator merekam elektabilitas Erick Thohir sebesar 2.4 persen.
Baca Juga: Erick Thohir Bersama Dirut Jasa Raharja dan KAI Tinjau Arus Mudik di Pasar Senen
Elektabilitas tersebut meningkat dari hasil survei sebelumnya di angka 1.2 persen. Erick Thohir bahkan menyaingi elektabilitas Menparekraf Sandiaga Uno di angka 2.4 persen.
“Erick Thohir memiliki tren kenaikan elektabilitas. Terlihat dari hasil survei, trennya juga naik karena mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat termasuk ormas,” tuturnya.
Terakhir, Ray menuturkan Erick Thohir termasuk calon pemimpin yang tidak memiliki masalah sehingga dapat diterima berbagai partai politik termasuk NasDem. Maka dari itu, tidak heran NasDem memasukkan tokoh pemimpin peduli tersebut sebagai salah satu kandidat yang akan diusung pada Pilpres 2024 mendatang.
“Erick Thohir juga tidak punya problem psychologi dengan NasDem, ia tidak memiliki kerenggangan ini. Erick Thohir ini tidak ada minusnya. Jadi itulah mengapa NasDem melirik untuk pilpres nanti,” pungkas Ray.
Seperti diketahui, Erick Thohir termasuk salah satu kandidat potensial yang akan didukung oleh NasDem di kontestasi demokrasi mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Bendahara Umum (Bendum) NasDem, Ahmad Sahroni kepada publik belum lama ini.
"Ada nama-nama hebat. Pak Prabowo, Bu Puan, Pak Ganjar, Pak Anies, Pak Andika, Pak Erick, Pak Ridwan Kamil, Bu Khofifah," ujar Sahroni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik