Suara.com - Partai NasDem segera merekomendasikan tiga nama kandidat calon presiden dalam Rakernas pada Juni 2022 mendatang. Salah satu yang menguat akan direkomendasikan ialah Anies Baswedan.
Dukungan untuk merekomendasikan Anies sebagai capres 2024 dari NasDem itu mulai terdengar di beberapa DPW NasDem di sejumlah wilayah. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPW NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi
"Kami cukup senang melihat perkembangan rencana pencapres Pak Anies Baswedan dalam tubuh partai NasDem sejauh setelah Aceh, kini Banten, DKI, Jawa Barat dan waktu dekat Kalimantan akan sepakat membawa nama Anies ke rakernas NasDem Juni mendatang di Jakarta," kata Taufiqulhadi kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).
Sementara itu Ketua DPW NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa tidak memungkiri bahwa mayoritas mengusulkan nama Anies Baswedan untuk turut direkomendasikan sebagai satu dari tiga nama pada Rakernas mendatang.
"Dari sekian banyak DPD, itu kan mayoritas, umumnya kan minta Pak Anies untuk dipertimbangkan untuk diusulkan dalam rakernas ke ketua umum," ujar Saan.
Meski mengusulkan, seluruh kader NasDem nantinya akan mematuhi apapun keputusan Ketua Umum Surya Paloh yang akan menentukan satu dari tiga nama yang akan direkomendasikan di Rakernas.
"Walaupun mereka semua juga mengatakan, siapapun nanti yang diputuskan oleh ketum terkait capres tentu kita akan mematuhinya dan kita akan memperjuangkannya. Tapi sebagai usulan awal sebagian besar meminta mengusulkan Pak Anies," tutur Saan.
Siap-siap Usulkan Tiga Nama Capres
Steering committee dan organizing committee Partai Nasional Demokrat sedang mempersiapkan penyelenggaraan rapat kerja nasional di Jakarta Convention Center.
Rakernas yang diagendakan pada 15-17 Juni 2022 akan dihadiri sekitar tujuh ribu peserta perwakilan DPD dan DPW seluruh Indonesia.
Salah satu agenda dalam rakernas yaitu kader akan merekomendasikan tiga nama calon presiden.
Ketiga nama itu akan diusulkan kepada Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh untuk diputuskan siapa yang akan diusung.
Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Willy Aditya belum mengetahui kapan Surya Paloh akan memutuskan nama calon presiden yang telah direkomendasikan kader.
Partai Nasional Demokrat, kata Willy, juga terus menerus melakukan komunikasi dengan partai lain untuk membangun koalisi pengusung.
"Pembangunan koalisi, kalau kontak (komunikasi koalisi) sudah," ujar Willy.
Berita Terkait
-
Imbau Masyarakat Pilih Presiden yang Didukung Jokowi, Habib Zein Assegaf Khawatir Anies Presiden: Hancur Negeri Ini
-
Anies Baswedan Disebut Manfaatkan Salat Idul Fitri di JIS Sebagai Panggung Politik, Pengamat Politik: Sah Saja
-
Ramai Video Seorang Pria Sebut Anies Bawesdan Orang Yaman, Politisi PSI Pasang Badan: Dia Orang Indonesia!
-
Deretan Nama Terpopuler di Daftar Survei Capres 2024, Siapa Paling Moncer?
-
Usai Beredar Foto Salat Idul Fitri di Luar JIS, Anies Baswedan Jadi Sorotan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli