Suara.com - Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Perekonomian Musdhalifah Machmud tidak dapat memastikan sampai kapan pemerintah akan memberlakukan larangan ekspor produk Crude Palm Oil beserta produk turunannya.
Saat ini, kata dia, pemerintah tengah mencari keseimbangan antara produksi dalam negeri dengan harga minyak sawit global yang saat ini tengah mahal.
"Kita sedang mencari keseimbangan antara memanfaatkan harga minyak sawit global yang tinggi dengan ketersedian pasokan dalam negeri," kata Musdhalifah dalam acara diskusi bertajuk Dinamika dan Perkembangan Terkini Terkait Minyak Sawit dan Minyak Nabati Lain di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (11/5/2022).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengambil langkah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai 28 April 2022.
Kebijakan itu untuk menstabilkan harga dan ketersediaan minyak goreng dalam negeri.
Harga minyak goreng menjadi mahal sejak tujuh bulan terakhir, harganya melambung hingga tiga kali lipat dari harga normal.
"Kita harus menjaga keseimbangan antara harga internasional yang tinggi dan harga domestik untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng," katanya.
Musdalifah tidak bisa menjanjikan sampai kapan kebijakan larangan ekspor produk CPO berlangsung. "Nanti diputuskan," katanya.
Baca Juga: Petani Sawit Kaltim Gelisah Karena Kebijakan Pemerintah Terkait Larangan Ekspor CPO
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi