Suara.com - PT Jamkrindo berkolaborasi dengan Geopark Youth Forum Ciletuh Palabuhanratu Global (GYF CPUGGp) mengadakan kegiatan aksi bersih-bersih pantai di sekitar Kawasan pantai Cibuaya Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan bersih-bersih pantai ini dilakukan dalam rangka memperingati World Environment Day yang merupakan hari peringatan lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni lalu.
Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Abdul Bari mengatakan, megiatan bersih-bersih pantai ini merupakan upaya bersama menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam dan membersihkan pantai agar terbebas dari sampah plastik.
Ia mengatakan kegiatan bersih-bersih pantai ini bukan merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Kawasan Ciletuh Palabuhanratu Global Geopark (CPUGGp). Secara rutin dan berkelanjutan PT Jamkrindo senantiasa melakukan kampanye dan himbauan anti sampah plastik di lokasi-lokasi wisata.
“Kegiatan kampanye anti sampah plastik merupakan kegiatan yang secara berkesinambungan kami lakukan bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, masyarakat, dan komunitas-komunitas di Wilayah Geopark Ciletuh,” ungkapnya ditulis Sabtu (11/6/2022).
Sejak tahun 2019, PT Jamkrindo telah melakukan program pemberdayaan masyarakat di Kawasan Geopark Ciletuh. Program pemberdayaan masyarakat di Geopark Ciletuh, dimulai dengan penyelesaian persoalan lingkungan, dengan pokok persoalan berupa perbaikan ekosistem dan pengelolaan sampah plastik.
Sejalan dengan hal tersebut lalu dilakukan upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui program-program yang memberikan dampak berkelanjutan yang pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Beberapa program pemberdayaan yang dilakukan antara lain ialah mendampingi dan membina Ikatan Homestay Ciletuh, penguatan usaha ternak rakyat, dan pemberian bantuan berkelanjutan pada masyarakat, terutama di tengah kondisi pandemi.
Katua GYF CPUGGp, Abdul Syahid mengatakan kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan World Environment Day. Selain Kegiatan bersih-bersih pantai, pada tanggal 5 Juni lalu juga telah dilakukan webinar bertemakan upaya pelestarian biodiversity di kawasan CPUGGP dan juga komunikasi publik dalam rangka kampanye lingkungan di kawasan geopark.
Tidak hanya itu dilakukan juga kegiatan edukasi dan penanaman terumbu karang dan pelepasan penyu hijau.
Baca Juga: Jamkrindo Salurkan Bantuan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat Solo
“Kami sangat mengapresiasi Jamkrindo karena telah secara maksimal mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh GYF CPUGGp yang merupakan wadah dan komunitas pemuda di Kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark,” ujarnya.
Ia menambahkan dukungan Jamkrindo telah menjadi wujud nyata keberpihakan Jamkrindo kepada pembinaan kualitas pemuda di Kawasan Geopark Ciletuh.
“Semoga kolaborasi yang telah dilakukan akan semakin erat dan memberikan manfaat optimal,” ujarnya.
PT Jamkrindo merupakan perusahaan penjamin terbesar di Indonesia. Sebagai pionir di industri penjaminan, Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan non-program.
Pada penjaminan program, PT Jamkrindo memiliki produk antara lain penjaminan KUR, Penjaminan Kredit Modal Kerja dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (KMK PEN) dan lain-lain.
Adapun, untuk penjaminan non-program, produknya antara lain penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan distribusi barang, surety bond, customs bond, penjaminan Supply Chain Financing (Invoice Financing) dan penjaminan kredit lainnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara