Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (7/7/2022) berhasil ditutup bangkit ke level 6.652 setelah dibuka melemah pada perdagangan tadi pagi di level 6.634.
Mengutip data RTI, Kamis (7/7/2022) IHSG berhasil parkir di posisi 6.652 dengan naik 6,1 basis poin atau menguat 0,09 persen.
Penguatan IHSG didukung kenaikan saham sektor teknologi sekitar 1,92 persen, sektor properti 1,11 persen, dan saham sektor transportasi-logistik 1,79 persen.
Sebaliknya penurunan melanda saham energi 0,15 persen, sektor industri 0,19 persen, dan sektor kesehatan 0,10 persen.
IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 6.682 hingga batas bawah pada level 6.632 setelah dibuka pada level 6.634.
Tercatat, 302 saham menguat, 188 saham melemah dan 187 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar terpantau pada posisi Rp8.781,95 triliun.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham DFAM naik 62 point atau menguat 34,44 persen ke level 242. JAWA menguat 26,31 persen atau bertambah 30 point ke level 144.
Selanjutnya saham BKDP menguat 24,52 persen atau naik 13 point ke level 66. BBSI menguat 16,52 persen atau naik 570 point ke level 4.020. PANI yang naik 1.100 point atau menguat 15,60 persen ke level 8.150.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham ALKA melemah 22 point atau 6,96 persen ke level 294. BESS melemah 6,92 persen atau koreksi 32 point ke level 430.
Baca Juga: Kamis Pagi, IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.634
Selanjutnya saham BKSW terkoreksi 8 point atau melemah 6,89 persen ke level 108. BELL turun 32 point atau melemah 6,89 persen ke level 432. WINR melemah 4 point atau turun 6,89 persen ke level 54.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,05 persen ke level 946,579. Sedangkan, JII naik 0,49 persen ke level 561,498.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP