Suara.com - Grab memberi tambahan biaya untuk layanan ojek online dan pesan antar jika mitra atau driver bekerja di saat cuaca panas yang belakangan terus terjadi.
Hal ini berlaku untuk driver Grab Vietnam dengan ketentuan biaya tembahan sebesar 5.000 dong atau sekitar Rp 3.200. Selain itu, aturan ini juga berlaku untuk layanan GrabGood di sejumlah wilayah di negara itu.
Sementara, untuk layanan antar barang GrabExpress, konsumen akan dikenai tambahan biaya sebesar 3.000 dong atau sekitar Rp 1.900.
Hal ini, disampaikan melalui situs resmi Grab Vietnam yang menjelaskan tambahan biaya akan diberlakukan selama cuaca panas ekstrem.
Grab negara itu sebelumnya juga sudah menambahkan biaya tertentu untuk layanan driver pada waktu tengah malam atau hari libur sebesar 15.000 dong, sekitar Rp9500 setelah sebelumnya memberi tambahan tip demi mendukung mitra di tengah kenaikan BBM.
Berita Terkait
-
Lama Tunggu Antrean, para Driver Ojol Ini Malah Bantu Lipat Dus Makanan
-
Pesan Ojol, Wanita Ini Dapat Jok Motor Sangat Tinggi dan Ada Sandarannya
-
Viral Driver Ojol Gabut Nunggu Antrean Makanan, Aktivitas yang Dilakukan Tak Terduga
-
Minta Tolong Belikan Air Mineral ke Driver Ojol Wanita, Pria Ini Beri Kejutan Tak Terduga di Akhir
-
Viral Video Bapak-Bapak Ngamuk, Gegara Nyaris Tabrak Ojol yang Tiba-Tiba Nyalip Saat Hendak Belok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?