Suara.com - Manfaat media sosial semakin beragam. Sekarang ini banyak orang menggunakan medsos secara produktif membuat berbagai konten untuk meraih cuan.
Digital Branding Strategist Fithrianti mengatakan ibarat pisau bermata dua, media sosial memiliki dua dampak yakni positif dan negatif.
"Positifnya, media sosial dapat menjadi tempat penunjang bisnis yang tengah dirintis serta sebagai media pembelajaran ilmu baru," kata Fithrianti dalam sebuah webinar, Jumat (29/7/2022).
Namun disisi lain, media sosial juga sering kali menjadi media penyebaran kabar bohong dan konten negatif. Menurut Fithrianti, hal ini disebabkan oleh tingginya penggunaan media sosial yang tidak diimbangi dengan tingginya kemampuan dalam berliterasi digital di tengah masyarakat Indonesia.
“Banyak masyarakat yang mudah terpapar dan menerima berita bohong sekaligus menyebarkannya, mengalami penipuan daring, serta menjadi korban kejahatan siber lainnya," katanya.
Oleh karena itu, pendampingan literasi digital sangat diperlukan oleh setiap pengguna media sosial dan internet agar masyarakat dapat membuat konten-konten positif serta mampu bersosial media secara aman juga cerdas,” tuturnya.
Terkait keamanan digital, relawan TIK WR Ronald Ommy Yulyantho menerangkan mengenai permasalahan perlindungan identitas digital dan data pribadi.
Menurutnya, permasalahan perlindungan identitas digital dan data pribadi masih menjadi permasalahan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Ia mengatakan bahwa belum semua negara memiliki regulasi yang mengatur perlindungan data pribadi agar hak warga negara di dunia digital dapat dijamin aspek hukumnya.
Padahal, dalam penggunaan dan pengelolaan data pribadi di dunia digital, privasi bisa dianggap sebagai hak kita untuk memilih apakah data pribadi kita akan diinformasikan pada pihak lain atau tidak.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Pentingnya Etika Digital Saat Berinteraksi Di Internet dan Media Sosial
"Salah satu penyebab rentannya keamanan privasi di media sosial adalah kata sandi yang tidak kuat dan digunakan di setiap akun. Misalnya, kita memiliki tiga media sosial. Maka usahakan kata sandi yang digunakan berbeda-beda di ketiganya," katanya.
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia