Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akhir-akhir ini mengunjungi Rusia. Luhut menyebut banyak komitmen investasi sebagai oleh-oleh kunjungan dari Rusia.
Dia menyatakan, investasi yang tengah dibahas yaitu proyek kilang minyak di Tuban yang saat ini dalam tahap finalisasi dengan PT Pertamina (Persero).
"Dan kelihatannya sudah tidak ada isu yang banyak, karena kita minta kalian-kalian yang memberikan crude oil ke situ dan mereka juga bersedia. Saya pikir bagus," ujar Luhut dalam Buka-bukaan Daya Tarik Investasi RI Pascapandemi di Youtube, CNBC Indonesia, Senin (8/8/2022).
Selanjutnya, beber dia, Indonesia juga menawarkan Rusia investasi untuk menghidupkan lagi pabrik pupuk di Aceh. Kemudian, Luhut bilang, Rusia jug berkomitmen untuk memasok bahan baku pupuk yaitu potas.
"Banyak lagi sih saya kira, itu saya pikir itu akan mengurangi subsidi kita yang setumpuk tinggi Rp502 triliun itu saya pikir mungkin cukup kurang dari sana," ucap dia.
Meski demikian, mantan Kepala Staf Kepresidenan ini belum merinci berapa nilai investasi Rusia pada pabrik pupuk di Aceh. Pasalnya, rencana investasi itu masih dalam tahap negosiasi.
"Itu masih kita hitung ulang karena saya juga masih mau negosiasikan strukturnya gimana Apakah kita mau mereka majoriti selama 10 tahun, Setelah itu kita balik yang majority, nanti kita lihat daripada sekarang saya baru usul kepada Presiden mengenai ini," kata dia.
Kendati demikian, Luhut tidak mempermasalahkan investasi Rusia di tengah kondisi konflik perang antara ukraina. Meski, RI tetap menentang adanya perang tersebut.
"Ya kalau investasi kan jalan, yang perang kan nggak setuju perang itu. Tapi kalau dia mau berinvestasi lantas kita tidak boleh menerima mereka investasi di Indonesia kan itu kepentingan nasional kita."
Baca Juga: Perubahan Iklim Berdampak Pada Ketahanan Pangan Indonesia Tahun 2021
Berita Terkait
-
Perubahan Iklim Berdampak Pada Ketahanan Pangan Indonesia Tahun 2021
-
Utang Indonesia Tembus 7 Ribu Triliun, Luhut Binsar: Paling Kecil di Dunia!
-
Capai Rp7.000 Triliun, Luhut Klaim Utang Indonesia Terkecil di Dunia
-
Menteri Luhut Sebut Utang Indonesia Rp 7 Ribu Triliun Itu Terkecil di Dunia: Pemerintah Tidak Bodoh
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada