Suara.com - DPRD Provinsi Jambi meminta Pemprov setempat segera menyelesaikan pembayaran pembebasan lahan pembangunan jalan tol lintas timur Sumatera tepatnya di area Jambi-Rengat yang hingga kini belum selesai.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi Fauzi Ansori di Jambi, Rabu (10/8/2022), meminta Pemprov setempat menuntaskan sejumlah titik yang belum selesai pembebasan lahannya.
"Kami terus mendesak Pemprov Jambi dan mengupayakan agar lahan terdampak segera diselesaikan, terutama lahan di sepanjang Jambi-Rengat. Untuk jumlah dan lokasi secara detail silahkan ke Bappeda, karena mereka yang mengetahui pasti," kata dia.
Dengan demikian, pihaknya berharap pembangunan tol segera dilaksanakan. DPRD juga mendorong percepatan pelaksanaannya, yang saat ini sedang dilakukan pembebasan lahan agar pembangunan fisiknya dapat dilakukan, sehingga pembangunan jalan tol Jambi segera terselesaikan.
Program pembangunan jalan tol batas Betung-Tempino dan Jambi-Rengat terus berjalan dengan target penyelesaian pada 2024, namun pembebasan lahan Batas Jambi-Rengat ada beberapa titik yang belum selesai pembebasan lahannya, sedangkan untuk ruas batas Betung-Tempino tidak ada masalah.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faisal Riza meminta ke Bappenas untuk pembangunan jalan tol Betung-Tempino bisa dilakukan pada tahun ini. Pihaknya minta percepatan, kemudian proses ganti rugi juga harus dilakukan dengan cepat, karena di Sumatera saat ini hanya Jambi yang belum ada jalan tol.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto juga menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono untuk percepatan pembangunan ruas tol Betung-Tempino dan Jambi-Rengat.
Ketua DPRD Provinsi Jambi itu mengatakan dalam waktu dekat ini ia akan kembali menemui Menteri PUPR terkait tol Betung-Tempino. Sejauh ini ia juga terus komunikasi dengan Menteri PUPR Basuki dan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi soal pembangunan tol Betung- Tempino itu.
Baca Juga: Kecelakaan di Tol Balsam, Ini Penampakan Mobil Fortuner yang Ditumpangi 2 Anggota Dewan Bontang
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisutta Diperiksa KPK
-
Tok, Sri Sultan HB X Ditetapkan Kembali Sebagai Gubernur DIY
-
DPRD DKI Akan Panggil Dinkes soal Penjenamaan RSUD jadi Rumah Sehat untuk Jakarta
-
Puluhan Bintara di Jambi Diperiksa Terkait Dugaan Kekerasan terhadap Junior
-
Kecelakaan di Tol Balsam, Ini Penampakan Mobil Fortuner yang Ditumpangi 2 Anggota Dewan Bontang
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
Terkini
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI
-
Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi