Suara.com - PT Rekayasa Industri terus berupaya membangun lingkungan kerja yang mendukung gerakan antikorupsi. Dalam menjalankan roda bisnis perusahaan yang bersih dari praktik penyuapan melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Upaya yang telah dilakukan Rekind yang pada akhirnya mendapatkan penghargaan di ajang The 1st Indonesia DEI (Diversirty, Equity, & Inclusion) & ESG (Environmental, Social, & Governance) Awards 2022 (IDEAS 2022) dengan meraih Silver Winner sub-kategori anak usaha BUMN untuk kategori ESG (Governance) dengan mengangkat topik Komitmen Perusahaan Terhadap Budaya Anti Penyuapan Melalui Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) PT Rekayasa Industri.
Suap merupakan fenomena yang tersebar luas, hal ini menimbulkan keprihatinan social serta merusak tata kelola yang baik, menghambat pembangunan dan mendistorsi persaingan. Sifat budaya suatu organisasi merupakan faktor penting dalam mengukur keberhasilan ataupun kegagalan dari sistem manajemen anti-penyuapan yang dijalankan.
“Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini, yang secara tidak langsung telah memberikan semangat tersendiri bagi kami. Kami akan terus berupayan menjalankan sistem manajemen anti-penyuapan yang telah diterapkan di Rekind dalam membantu perusahaan mengurangi biaya, risiko dan keterlibatan dalam penyuapan, guna meningkatkan kepercayaan stakeholder kepada Rekind dan juga untuk meningkatkan reputasi perusahaan,” ungkap Triyani Utaminingsih, Direktur Utama PT Rekayasa Industri.
Dari segi bisnis, SMAP dapat mengurangi potensi kerugian finansial sehingga proses bisnis di Perusahaan akan semakin efisien dan dapat meningkatkan daya saing Rekind dalam kancah pertarungan bisnis.
Sebuah organisasi yang dikelola dengan baik diharapkan memiliki kebijakan kepatuhan yang baik dengan didukung oleh sistem manajemen yang tepat dalam mematuhi kewajiban hukum dan komitmen tinggi terhadap integritas perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah