Suara.com - Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan, PT Papua Agro Lestari (PT PAL) menggandeng masyarakat untuk bekerja bakti membersihkan sungai Rawa Kasat dari sampah. Lokasi sungai tersebut berada di Kampung Guiss, Merauke, Papua.
Aksi pembersihan sungai ini didasari oleh kesadaran bahwa sungai merupakan suatu bagian yang tak terpisahkan bagi kehidupan masyarakat Kampung Guiss.
Kegiatan warga memang berpusat di sungai Rawa Kasat, karena mayoritas warga berprofesi sebagai nelayan. Karenanya penting sekali untuk menjaga kebersihan sungai untuk dapat terus memberikan manfaat kehidupan yang berkelanjutan.
Lelah dan peluh sama sekali tak mengganggu karyawan PT Papua Agro Lestari dan masyarakat yang bekerja bakti dalam rangka kegiatan pelestarian lingkungan itu.
Dengan diselingi canda dan tawa, mereka saling bahu-membahu mengumpulkan serta membersihkan sampah di yang ada pinggiran sungai. Hasilnya, banyak sampah terutama plastik terangkut.
Bantaran sungai yang terletak di perbatasan negeri itu pun kini nampak lebih bersih dan teratur.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Guiss-Rawa Kasat, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke Provinsi Papua ini digelar pada akhir bulan Juli lalu. Selain sebagai salah satu upaya perusahaan untuk melestarikan alam, kegiatan ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya selalu menjaga kebersihan sungai sebagai ekosistem alam yang berfungsi untuk menopang kehidupan mereka dan makhluk hidup lainnya.
“Sungai Rawa Kasat merupakan sumber air utama kami juga sebagai tempat kami mencari ikan sebagai nelayan, sehingga kami berterima kasih kepada pihak perusahaan yang telah mengadakan kegiatan pelestarian dan pembersihan sungai seperti ini, kami berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut”, tutur Louis Payes Maikuin selaku anggota marga Maikuin.
Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap pelestarian dan pengembangan lingkungan masyarakat pedalaman Papua, dalam bentuk sosialisasi dan edukasi melalui Program Corporate Social Contribution (CSC).
Baca Juga: Indonesia Kembali Dapat Pesanan Kapal Canggih dari Luar Negeri, PT PAL Buktikan Kualitasnya
PT. Papua Agro Lestari merupakan anak perusahaan dari Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit di Papua, yang berkomitmen dalam penerapan tata kelola sawit berkelanjutan dan terus berinovasi untuk mengedepankan tanggung jawab lingkungan dan sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus
-
Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW
-
Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!
-
Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional
-
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026