Suara.com - Perusahaan dengan misi membangun ekosistem hiburan yang lengkap di tanah air Trinity Optima Production (TOP) merambah industri audio visual digital. Dalam hal ini, TOP bertindak sebagai partner yang menjembatani kreator film lokal dan Production House skala kecil - menengah untuk memproduksi konten agar bisa dipasarkan ke platform Over the Top (OTT) rekanan TOP.
Menurut TOP, platform OTT di Indonesia saat ini membutuhkan pasokan karya-karya lokal yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan penonton mereka. Di sisi lain, banyak kreator film dan series yang ingin menjual karyanya ke OTT namun terbentur biaya produksi, promosi, sponsor, sampai kurasi konten yang baik agar sesuai standar dari OTT.
“Kami melihat ada gap yang perlu dijembatani dalam industri konten audio visual digital di Indonesia. Di satu sisi, OTT sangat diminati karena kontennya punya daya tarik tinggi di masyarakat. Untuk mengisi gap tadi, Trinity masuk sebagai Executive Producer di dalam struktur film atau serial yang akan diproduksi sebelum disalurkan ke OTT,” ungkap CEO Trinity Optima Production Yonathan Nugroho.
Eksistensi TOP di platform untuk OTT berawal sejak tahun 2019 melalui series Cerita Dokter Cinta yang tayang di Maxstream, platform streaming milik Telkomsel. Melalui skema kemitraan dengan partner kreator film, Trinity berhasil membuat karya sebanyak 4 (empat) film dan 6 (enam) series sampai dengan tahun 2022 dengan variasi dari drama, komedi, dan horor.
Menurut Yonathan, bisnis ini mengalami pertumbuhan yang cukup baik. Pertumbuhan revenue yang bisa mencapai 20% setiap tahunnya, tentu merupakan salah satu new revenue generator buat Trinity di tahun-tahun mendatang.
“Meskipun tidak sebesar pendapatan label rekaman, yang kami kejar tidak semata profitnya, tetapi juga peningkatan nilai kreator film lokal di mata publik, stakeholders, dan investor ke depannya. Mengingat, persaingan di industri hiburan sangat ketat, belum lagi audiens yang punya barriers to exit rendah. Sehingga, kreator film harus pintar-pintar mencari peluang agar tetap adaptif dan karyanya diterima publik. Saat ini usaha kita di dunia entertainment dituntut bukan hanya bisa menghasilkan karya, tetapi bagaimana kita bisa memonetisasi karya tersebut,” ucap Yonathan.
Salah satu mitra kreator TOP, Muhammad Reza Head Production Supreme League Production mengatakan tantangan besar ketika memproduksi karya adalah strategi publikasi.
“Trinity selalu mengoptimalkan peluang dan mencari solusi terbaik untuk tantangan yang muncul saat proses produksi,” ujarnya.
Bersama TOP, Supreme League Production tengah menggarap film Love in Game (2022) yang dibintangi Gabriel Prince, Julian Jacob, dan Livy Renata.
Baca Juga: Sinopsis Until Tomorrow, Film yang Mengangkat Kisah Asmara Penderita Kanker Stadium 3
“Seiring berjalannya waktu, kami memahami dalam proses produksi film/series, kreator tidak hanya membutuhkan dana tetapi juga end to end proses produksi sampai selesai, termasuk dalam hal marketing dan promosi, harus dibuatkan strategi agar karya yang dibuat dapat diterima oleh market. Kolaborasi ini kami harap bisa menghasilkan banyak karya, diterima masyarakat, dan tentunya dapat membawa kebahagiaan bagi semua yang menyaksikan," ungkap Yonathan.
Hal senada diungkapkan Satrio Pepo Pamungkas Produser VOLKS Creative kreator Kau & Dia 1 (2021). TOP memberi kepercayaan penuh bagi produser untuk menghasilkan karya sesuai yang diharapkan.
“Kemitraan dengan TOP pada saat proses produksi baik sekali, dan Trinity sangat mengerti segala macam kelebihan dan kekurangan dari project yang ada. Hasilnya, Kau & Dia 1 sukses menembus angka lebih dari 8 juta viewers sejak rilis hingga saat ini,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Rupiah Melemah Terus, Menkeu: Saya Tidak Bisa Kendalikan
-
Tips Mengajukan KPR Subsidi via Bank BTN Agar Diterima
-
Perusahaan Global Berebut Proyek Energi Hijau Indonesia, Saham-saham Ini Ikut Menguat
-
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI