Suara.com - Mamak Papua, Lis Wally merasa gembira karena mendapat pemberian Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu dikatakan Lis Wally saat menerima BLT BBM dalam kunjungan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Jayapura, Papua.
Sebagai salah satu warga penerima BLT, Lis Wally mengaku bahagia dan bersyukur atas bantuan yang diterimanya, pasalnya cukup membantu untuk membeli sembako dan kebutuhan anak sekolah.
"Kami sangat bersyukur ya bisa dapat bantuan uang bagi ibu-ibu. Uang ini tidak hanya bisa membelikan sembako, tapi juga bermanfaat saat kebutuhan anak sekolah, seperti seragam, beli buku dan lainnya," ujar Lis Wally
Lis Wally juga mengaku bangga dengan kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu di Bumi Cendrawasih, karena setiap tahun mendapat bantuan dan memuji kebijakan Jokowi yang pro terhadap masyarakat.
"Kita bangga bisa bertemu Presiden, setiap tahun kami menerima bantuan, sebagai masyarakat sangat senang bisa ketemu langsung dengan Presiden," ucap Lis Wally.
Selain itu, Lis Willy berharap supaya bantuan yang diberikan kepada masyarakat ini bisa berkelanjutan, agar dapat terus membantu kebutuhan keluarga penerima manfaat.
Lis Wally mengaku bantuan sosial dari Presiden ini merupakan tahap ke tiga tahun 2022 yang diterima dari Kementerian Sosial kepada keluarga yang kurang mampu.
“Kami mau bantuan ini tidak putus ya. Kalau bisa dan tidak menyalahi aturan bapak Presiden Jokowi jangan turun dulu, bisa tambah satu tahun lagi, supaya kita tetap dapat bantuan. Jadi bapak Presiden jangan turun, tetap lanjutkan pimpin Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Pemerintah Masih Mengkalkulasi Kenaikan Harga BBM Jenis Solar dan Pertalite
Sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan, bantuan ini akan diberikan kepada lebih kurang 20,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat.
“Agar daya beli masyarakat, konsumsi masyarakat menjadi lebih baik,” jelasnya.
Selain BLT BBM, Jokowi menambahkan, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan bagi sekitar 16 juta pekerja.
“Juga diberikan subsidi BBM bagi para pekerja, juga sebesar Rp600 ribu untuk kurang lebih 16 juta pekerja,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Manufaktur dan Pertanian Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Pertamina Jamin Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026
-
Biaya Hidup Naik Saat Ramadan, Siasat Atur Keuangan Biar Nggak Boncos
-
Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika
-
Ekonom Bank Mandiri Sebut Perpanjangan Dana SAL Rp200 Triliun Positif Buat Himbara
-
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan
-
OJK Restui Rencana Menteri Purbaya Parkir SAL Rp200 Triliun di Himbara, Bunga Kredit Bakal Jinak?
-
Emas Diprediksi Masih Bullish Panjang, Target Harga Di Atas USD 6.000
-
Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop
-
Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun