Suara.com - Didukung dan dikuratori oleh perusahaan induk SoftConstruct, Fastex adalah ekosistem baru yang memberikan beberapa solusi terpusat dan terdesentralisasi termasuk teknologi blockchain. Ekosistem FastEx terdiri dari beberapa produk di antaranya adalah Fasttoken, Fastex Exchange, Fastex Chain, Fastex Verse, dan juga ftNFT Marketplace.
“Lebih dari 15 tahun yang lalu, kami berhasil meluncurkan SoftConstruct, salah satu perusahaan TI terbesar di dunia, tumbuh menjadi komunitas yang kuat dengan lebih dari 7.000 karyawan dan lebih dari 500 mitra. Dan sekarang, kami kembali sekali lagi untuk memulai perjalanan baru yang dapat membantu kami mencapai pemberdayaan global, namun tetap sederhana dan transparan,” kata Vigen Badalyan, pendiri dan CEO Fastex.
Sebagai langkah untuk mengenalkan ekosistemnya, Fastex yang turut hadir di Coinfest Asia pada 25-26 Agustus 2022, dalam acara tersebut Fastex mengambil kesempatan untuk memamerkan semua solusi yang disediakan oleh platform pertukaran, mencoba untuk terhubung dengan satu sama lain untuk menciptakan inovasi untuk industri kripto yang lebih baik di masa depan, produk yang dikenalkan di Coinfest Asia adalah Fastex Exchange dan Fastex Pay.
Fastex exchange adalah platform pertukaran yang menawarkan beberapa aset kripto dan mata uang fiat, dan dukungan dari semua jenis perdagangan pesanan yang diperlukan, yang bertujuan untuk menjadi solusi terpadu untuk semua merek lain di bawah payung ekosistem Fastex, termasuk ftNFT Marketplace, Fastex Pay, Fastex Verse dan beberapa aplikasi lainnya.
Kemudian Fastex Pay adalah sistem pembayaran dengan menggunakan aset kripto, dengan sistem ini pengguna Fastex dapat menerima cryptocurrency paling populer dan paling banyak digunakan di toko e-commerce mereka, dan mengubah cryptocurrency menjadi mata uang fiat tradisional dengan transaksi pembayaran yang memberikan keamanan yang ditingkatkan untuk semua orang.
Ini adalah gerbang pembayaran kripto tanpa batas yang beroperasi pada teknologi blockchain, yang membuktikan transparansi setiap transaksi.
“Fastex Pay siap menunjukkan platform yang dapat digunakan untuk memfasilitasi dan mempercepat transaksi bisnis, mengurangi prosedur pemrosesan pembayaran. pada saat yang sama,“ tulis keterangan resmi dari FastEx.
Fastex menghadirkan platform pertukaran cryptocurrency, Fast Exchange ke Bali untuk berpartisipasi dalam salah satu pertemuan global yang paling ditunggu tahun ini.
Coinfest Asia 2022 menjembatani para pemimpin industri, malaikat blockchain dan penggemar, dan berfungsi sebagai arena yang sempurna untuk membuat mereka berkenalan dengan Fastex Exchange.
Baca Juga: Informan Dark Web Beri Tips Ungkap Identitas Bjorka: Lacak Wallet Kripto-nya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Di Balik Rencana Bahlil Potong Produksi Batu Bara
-
Bahlil Sindir Purbaya Lagi, Kali Ini Soal Lifting Minyak
-
Bahlil: Kuota Produksi Batu Bara Dipangkas Biar Harga Naik
-
Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture & Marine PLN hingga 2025
-
Purbaya Bocorkan Strategi Ekonomi ala Prabowo, Singgung Sumitronomics
-
Keasikan Terbang, IHSG Justru Melorot Imbas Aksi Ambil Untung
-
Wamenkeu Minta Bunga Kredit Pusat Investasi Pemerintah Maksimal 4 Persen, Tak Boleh Lebihi Bank
-
Wamenkeu Minta Penerima Kredit Ultra Mikro Surakarta Ditambah, Baru Ada 25 Ribu Orang
-
Rupiah Sendirian Terpuruk di Asia, Tumbang ke Level Rp 16.828/USD
-
Kuota Produksi Dipangkas 71 Persen, PT Weda Bay Nickel Minta Pemerintah Revisi