Suara.com - Seorang HRD bernama Mercedes Johnson membagikan kisahnya yang kemudian menjadi viral di Facebook mengenai proses rekrutmen pegawai. Ia menceritakan bahwa dirinya baru saja merekrut seorang pegawai di perusahaannya dengan gaji 85.000 dolar, padahal perusahaannya menyediakan budget 130.000 dolar untuk pekerjaan tersebut.
Menurutnya, gaji 85.000 dolar yang disetujui sesuai dengan permintaan si calon pegawai, dan Johnson tidak memberi tahu bahwa perusahaannya sebenarnya menyediakan budget yang lebih besar.
Kisah ini langsung memicu perdebatan sengit di media sosial. Banyak warganet langsung menyerang Johnson, dengan mengatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai perekrut untuk membantu seorang kandidat mendapatkan haknya secara maksimal.
Bahkan, tak sedikit warganet yang berpendapat bahwa apa yang dilakukan Johnson bukanlah sesuatu yang seharusnya dia banggakan di media sosial.
Pada akhirnya, Johnson memposting permintaan maaf di Facebook dan Twitter, mengatakan bahwa dia memahami bagaimana postingannya membuat banyak orang merasa tersinggung.
“Dia layak untuk dibayar sesuai dengan nilainya untuk perusahaan, terlepas dari ekspektasinya,” tulis Johnson dalam permintaan maafnya, seperti dilansir dari HuffPost.
Johnson, lebih lanjut mengatakan, bahwa sebagai perekrut lepas, dia merasa tidak berhak memberi tahu calon pegawai mengenai budget perusahaan untuk pekerjaan yang akan mereka lakukan.
Belajar dari kisah viral ini, beberapa HRD perusahaan besar berpendapat bahwa sudah seharusnya setiap calon pegawai meneliti kisaran gaji yang sesuai dengan tanggung jawab yang akan mereka pikul, sebelum melakukan negoisasi dengan HRD.
Bahkan, tak ada salahnya jika calon pegawai bertanya kepada perekrut berapa anggaran perusahaan untuk pekerjaan yang akan mereka lakukan, saat proses negosiasi gaji. Dengan begitu, calon pegawai memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keterampilan mereka yang berharga bagi perusahaan, dan apakah mereka ingin mengambil pekerjaan itu.
Baca Juga: Segini Gaji CPNS, Cek Dulu Sebelum Daftar CASN 2022 Agar Tak Kaget!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun