“Koprim juga seperti bisnis koperasi lainnya, mampu tampil besar sepanjang punya tata kelola yang baik, transparan dan kredibel,” pungkasnya.
Apresiasi Lima Terbaik
Bersamaan dengan acara launching buku tersebut juga diberikan penghargaan kepada koprim terbaik berdasarkan kategori klaster masing-masing.
Ketua Penyelenggara pemberian penghargaan Yuni Hegarwati mengatakan dari total 100 koprim terbaik tersebut, dipilih lagi empat terbaik berdasar klaster masing-masing lembaga, yaitu koprim terbaik di lingkungan Kementerian dan Lembaga, klaster BUMN/BUMD, klaster Pemda DKI Jakarta dan klaster Koperasi di lingkungan sekolah.
Koperasi Karyawan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (Kokarhutan) meraih penghargaan tertinggi untuk klaster Kementerian dan Lembaga, Koperasi Pegawai Pos Indonesia (Kopposindo) di klaster BUMN/BUMD, KPPD di klaster Pemda DKI Jakarta dan KKGJ di klaster lingkungan sekolah.
Total aset dikatongi 100 koprim terbaik tersebut mencapai Rp 2,5 triliun, volume usaha Rp 1,6 trilun, anggota 90.598 dengan rerata produktivitas transaksi dengan koperasi sebesar Rp18,3 juta per orang per tahun.
Sementara, Koperasi Karyawan Indosat (Kopindosat) meraih penghargaan khusus, Koperasi Primer dengan pencapaian aset tertinggi bahkan pernah menembus lebih dari Rp 1 triliun.
Berita Terkait
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Bos Agrinas Menghindar saat Ditanya soal Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun
-
Bukan dari Riset, Menkop Sebut Kopdes Dibentuk karena Prabowo Dapat Wangsit
-
Prabowo Gelar Rapat Khusus Koperasi Desa Merah Putih, Sejumlah Menteri Dipanggil ke Istana
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara