Suara.com - Para pemuda dan milenial perempuan yang tergabung dalam jaringan relawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk Semangat Ganjar Kepada Rakyat (SEMARAK) di Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Sumur, Firda Annisa Sirait menjelaskan, wilayah tersebut merupakan desa yang mayoritas penduduknya merupakan nelayan penangkap ikan. Sebab itu, bantuan yang didistribusikan berupa sembako dan solar yang merupakan bahan bakar utama dari kapal nelayan di daerah tersebut.
"Jadi kita ada berbagi 500 paket sembako ke para masyarakat yang ada di Bagan Deli. Lalu karena di sini mayoritas adalah nelayan, maka dari itu kita tidak hanya membagikan sembako, tetapi juga bahan bakar jenis solar, karena kita tahu kebutuhan utama para nelayan itu adalah solar. Jadi lewat bantuan ini, kami ini membantu memenuhi sedikit kebutuhan masyarakat di sini," ujar Firda.
Para relawan Srikandi Ganjar Sumut juga mengunjungi satu per satu rumah warga memastikan bantuan diterima langsung oleh para penerima manfaat.
Para relawan mengatakan, kegiatan bakti sosial ini merupakan representasi dari sifat figur yang mereka sukai, yakni Ganjar Pranowo. Mereka menilai, Ganjar adalah pemimpin yang dekat dengan masyarakat menengah ke bawah, memiliki jiwa sosial yang tinggi, dan gemar berbagi.
Kegiatan tersebut menjadikan Srikandi Ganjar Sumut sebagai wadah konsolidasi dukungan sebanyak-banyaknya warga di Sumut terhadap Ganjar Pranowo. Mereka berharap, semakin banyak warga di Sumatera Utara yang menyukai pria dengan ciri khas rambut putihnya tersebut.
"Jadi ada sekitar 1.000 penerima manfaat, yang terdiri dari para nelayan dan masyarakat prasejahtera di Bagan Deli. Kami semua di sini ingin mensosialisasikan figur Pak Ganjar ke masyarakat, agar lebih banyak orang yang mengenal dan mencintai Pak Ganjar," kata Firda.
Firda menjelaskan, kekaguman para relawan Srikandi terhadap Ganjar Pranowo karena banyak hal. Mulai dari gaya kepemimpinannya, hingga program dan kebijakan yang sangat memperhatikan nasib kaum perempuan.
"Menurut kami para perempuan milenial, beliau itu pemimpin yang sangat tegas dan sangat cocok untuk memimpin Indonesia. Apalagi dengan program-program beliau yang saya nilai sangat menghargai para perempuan. Mulai dari program kesetaraan gender yang sangat menguntungkan para perempuan. Beliau juga selalu menggalakan untuk jangan menikah muda, yang mana itu sudah pasti adalah program mendukung perempuan, serta untuk mencegah stunting," jelasnya.
Baca Juga: Sempat Ditahan di Malaysia, Kini Remaja Asal Natuna Diserahkan Kepada Pihak Keluarga
Ganjar juga dinilai sebagai pemimpin yang terbuka pada segala masukan. Hal ini membuat para relawan Srikandi yang mayoritas adalah kaum milenial, merasa punya ruang untuk memberikan saran terhadap kebijakan yang akan diterapkan bila Ganjar menjadi pemimpin Indonesia.
"Pak Ganjar sangat suka membuka wadah diskusi. Jad kami para milenial ini bisa ikut berkontribusi dalam permasalahan yang terjadi di daerah-daerah di Indonesia. Saya harap program-program Pak Ganjar di Jawa Tengah, bisa diaplikasikan di seluruh Indonesia," tutur Firda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik