Suara.com - Baru saja dapat panggilan kerja? Jangan keburu senang dulu. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan bahwa itu bukan panggilan kerja palsu.
Ya, belakangan memang marak modus penipuan melalui panggilan kerja palsu. Penipu akan mengirimkan email surat undangan wawancara kerja kepada kandidat. Setelahnya, penipu akan langsung menelpon atau SMS untuk meminta email tersebut ditanggapi.
Untuk meyakinkan kandidat, biasanya penipu akan mengatasnamakan undangan tersebut dari perusahaan bonafit atau salah satu perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia. Siapa yang tak tergiur, kan?
Nah, supaya kamu terhindar dari panggilan kerja palsu, yuk, cari tahu apa saja ciri-cirinya berdasarkan paparan di bawah ini, seperti dikutip dari Jobstreet.
1. Tidak Menyebutkan Posisi Pekerjaan
Panggilan undangan interview palsu umumnya tidak menyebutkan posisi atau lowongan yang akan diseleksi. Padahal, dalam undangan interview kerja, harus dicantumkan dengan jelas posisi yang dibutuhkan untuk memberikan gambaran mengenai pertanyaan wawancara nantinya.
2. Kamu Diminta Transfer Biaya Terlebih Dahulu
Biasanya, si penipu akan menginformasikan bahwa wawancara akan diadakan di luar kota domisili si calon kandidat, sehingga kandidat perlu mentransfer sejumlah uang untuk biaya akomodasi kepada satu nama yang tertera pada undangan interview. Untuk lebih meyakinkan, pada surat undangan tersebut disebutkan bahwa semua biaya akan dibebankan kepada perusahaan melalui sistem reimbursement atau penggantian uang ketika kandidat tiba di kota yang telah ditetapkan.
Padahal, sudah jelas dalam UU No. 13 tahun 2013 Pasal 53 dinyatakan bahwa “Segala hal dan/atau biaya yang diperlukan bagi pelaksanaan pembuatan perjanjian kerja dilaksanakan oleh dan menjadi tanggung jawab pengusaha.” Dengan begitu, seharusnya semua biaya proses perekrutan ditanggung oleh perusahaan. Jadi, pastikan kamu tidak mentransfer biaya apa pun untuk menghindari penipuan, ya.
Baca Juga: 4 Tips Berpakaian untuk Interview Kerja, Jangan Mencolok!
3. Mencantumkan Semua Nama Kandidat Interview
Panggilan interview palsu biasanya mencantumkan nama-nama kandidat yang akan diwawancara. Padahal, panggilan kerja yang asli seharusnya bersifat lebih personal dan tidak akan menyebarkan informasi pribadi mengenai kandidat lain yang tidak bersangkutan dengan kamu.
4. Banyak Informasi yang Tidak Relevan
Panggilan kerja palsu akan mencantumkan berbagai informasi tidak penting untuk memperbanyak halaman agar terlihat terpercaya. Biasanya, terdapat kualifikasi lowongan yang terlalu umum pada panggilan kerja palsu. Dan cermati juga tata penulisan surat yang kamu dapat. Biasanya, seorang penipu akan menggunakan kalimat yang berbelit dan kesalahan eja atau EYD.
Jadi, jangan sampai terperdaya oleh panggilan kerja palsu, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Skandal KUR Fiktif BNI Rp41 M, Kepala Cabang Iming-imingi Petani Dapat Bansos Agar Serahkan KTP-KK
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?
-
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung