Suara.com - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi dimana-mana. Dikutip dari Wall Street Journal, ribuan karyawan Meta kabarnya akan dipecat.
Manajemen dikabarkan bakal mengumumkan PHK massal terhadap karyawan Meta induk dari Facebook pada pekan ini. Keputusan pengurangan karyawan itu tidak terlepas dari kinerja yang terus melambat.
Dikutip dari Reuters, manajemen Meta sudah memprediksi kinerja perusahaan akan melambat pada kuartal keempat 2022. Di sisi lain, pengeluaran perusahaan justru diprediksi bakal membengkak pada tahun depan.
Faktor lain yang menyebabkan badai PHK massal di Meta ialah kondisi ekonomi dunia yang tidak menentu. Selain itu, manuver TikTok dan perubahan yang dilakukan Apple juga membuat Meta keteteran.
Meta sendiri dikabarkan sudah kehilangan USD500 miliar sepanjang tahun ini. Sebelumnya, Chief Executive Meta Mark Zuckerberg sudah mengindikasikan bakal melakukan PHK massal.
Berita ini sebelumnya dimuat WartaEkonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Nyusul Twitter, Giliran Induk Usaha Facebook Pecat Ribuan Karyawan, Nggak Nyangka Gara-gara Manuver TikTok"
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?