Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengklarifikasi dirinya tidak terkait dengan promosi platform mata uang digital atau Cryptocurrency Pi Network.
Dia membantah, seruan dan ucapan terkait promosi platform tersebut yang disebarkan melalui media sosial ataupun grup WA.
"Itu sama sekali tidak benar. Saya juga tidak kenal dan mengetahui namanya Pi Network. Kemudian ada suara yang ditampilkan, Itu sama sekali tak benar," ujar Jerry dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/11/2022).
Menurut dia, informasi ini penting diungkapkan, agar tidak ada masyarakat yang dirugikan dari promosi yang mencatut pernyataan hingga suara dari platform mata uang digital ini.
"Jadi seolah-olah informasi (yang diberikan platform Pi Network) itu dibenarkan. Padahal, tidak pernah ada informasi atau endorsement dari saya, atau suara dari saya terkait dengan Pi Network sebelumnya," ucap dia.
Dalam hal ini, Jerry akan menindaklanjuti pencantuman dirinya ke jalur hukum. Saat ini, dirinya telah berkonsultasi dengan Biro Hukum Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk proses hukum selanjutnya.
"Jadi, Ketika ada orang menyajikan rekaman suara dan mengklaim itu sebagai suara saya dan itu bukan suara saya, saya pikir itu suatu yang bertentangan dengan hukum, itu yang akan kita proses ke depan," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko, selama ini Indonesia tidak pernah mengizinkan keberadaan platform kripto mata uang digital atau cryptocurrency.
Untuk diketahui, operasional Pi Network juga telah dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Agustus 2022 lalu.
Baca Juga: Kena Prank Kripto, Pengusaha Muda Ini Kehilangan Ratusan Triliun dalam Sehari
"Kripto kita anggap sebagai aset. Ketika itu menjadi cryptocurrency jelas itu di luar perizinan yang kami berikan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan