Suara.com - Trustlane yang merupakan project kripto asal Indonesia berencana menerbitkan Token Kripto DBFI jenis ERC20 berbasis Blockchain Ethereum.
Detil dan Prospektus atau Whitepaper telah dirilis dalam rangka pre-ICO dan ICO yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
Token DBFI ERC20 diterbitkan sebagai komitment untuk mengembangkan Ekosistem Trustlane, sebuah teknologi berbasis hybrid blockchain yang akan bertindak sebagai perantara antara sektor Keuangan, Bisnis dan Investasi dalam satu platform terintergrasi.
Platform DBFI adalah solusi kepada aset digital kripto yang dikelola dengan standar perbankan dengan aset management berpusat.
Trustlane mengintegrasikan teknologi hybrid blockchain bagi sektor Bisnis, keuangan dan investasi yang fungsinya mempercepat proses transaksi serta konfirmasi identitas yang efektif dalam mengatur jembatan antara ekonomi fiat dan kripto serta CBDC (central bank digital coin).
Platform DBFI ditujukan membangun ekosistem untuk meningkatkan efisiensi waktu, efisiensi biaya, dan fleksibilitas kripto yang di kembangkan oleh Trustlane LLC anak perusahaan PT IDFC Internasional.
Platform DBFI berbeda dengan sistem keuangan DEFI yang menjalankan transaksi tanpa adanya otoritas pusat, DBFI platform menggunakan sentralisasi untuk mengizinkan transaksi disentralisasi dijalankan.
Platform DBFI mengatur data dan aset digital dalam ekosistem hybrid blockchain sebelum transaksi diteruskan ke blockchain publik.
Platform DBFI menjadikan aset digital layak kepatuhan, terdata dan terperinci. Pengembangan ekosistem tahap awal mensasarkan sektor B2B dimana proses transaksi bisnis dapat dikonfirmasi dengan cepat, transparansi dan terproteksi.
Baca Juga: Aturan Kripto di Indonesia Membingungkan, Pengamat Minta Pemerintah Beri Kejelasan
Rencana Pengembangan Trustlane termasuk kontrak pintar yang dapat diprogram oleh pihak ketiga , kontrak pintar terbuka (OSM) dapat di program dan digunakan sebagai Identitas dalam transaksi keuangan, investasi, konfirmasi, secure messaging antar korporasi dan lembaga keuangan.
OSM juga dapat digunakan sebagai identitas koresponden Lembaga keuangan non perbankan.
Adapun beberapa rencana dari pengambangan ekosistem Trustlane termasuk penerbitan Stablecoin yang dipatok satu banding satu dengan mata uang fiat seperti Euro dollar sebagaiopsi pengembangan platform DBFI.
Stablecoin dapat diposisikan sebagai intermediary transaksi didalam ekosistem yang terintegrasi. Stablecoin yang diterbitkan oleh Trustlane tidak terpengaruh terhadap volatilitas pasar kripto karena di sandarkan kepada tunai yang tersimpan di bank kustodial yang di audit secara berkala, Trustlane tidak menggunakan rumus algoritma atau aset komoditas sebagai jaminan penerbitan stablecoin.
Dalam waktu dekat Trustlane akan menerbitkan USDV, stablecoin yang di patok dengan mata uang dollar amerika setelah penawaran Token platform DBFI.
Initial coin offering (ICO) Penawaran Token DBFI hingga saat ini belum dibuka ketahap initial coin offering atau ICO, walau bagaimanapun Trustlane sudah membuka daftar untuk whitelist bagi yang berminat untuk berpartisipasi di penawaran awal atau Pra-ICO.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang