Suara.com - Handal Semesta Berjangka (HSB) meluncurkan aplikasi HSB Investasi all-in-one versi termutakhir untuk semakin mempermudah masyarakat dalam berinvestasi.
HSG merupakan salah satu perusahaan financial technology (fintech) berlisensi Bappebti di bidang perdagangan berjangka komoditi, mata uang asing (forex), dan indeks saham.
“Aplikasi HSB Investasi dirancang untuk menciptakan peluang dan kenyamanan bagi pengguna dalam setiap detail. Dari pembukaan akun, penyetoran hingga eksekusi pesanan perdagangan, kami berkomitmen untuk membuat investasi lebih mudah dan lebih menghemat waktu,” kata Direktur Utama HSB, Danny Sutradewa.
Danny menyebut, versi terbaru aplikasi HSB V2.0.0 sejalan dengan tagline “Invest in Time” yang dapat memberikan pengalaman transaksi trading aman, real-time, dan transparan bagi para penggunanya.
Selain meluncurkan produk baru, perusahaan juga memutuskan untuk rebranding perusahaan yang ekstensif.
“Perusahaan kami telah bertumbuh pesat sejak pertama kali berdiri pada tahun 2018, dan hari ini HSB memasuki babak baru dengan terobosan logo dan nuansa warna berbeda serta aplikasi HSB Investasi all-in-one versi terbaru, yang mempertegas kehadiran kami sebagai platform berjangka yang aman, transparan, dan adil kepada pengguna,” ungkapnya.
HSB pun melakukan perubahan warna utama dari sebelumnya ungu dan kuning menjadi warna biru cerah dan putih murni.
Pada akhirnya, lanjut Danny, peningkatan identitas merek perusahaan dan aplikasi ini bertujuan untuk memberikan manfaat yang luas kepada pengguna. HSB menawarkan rasio leverage 1 banding 200 yang memberikan peluang keuntungan lebih besar bagi para nasabahnya.
“Proses deposit dan penarikan dana di HSB sangat cepat, komisi rendah, dan tersedia 45 instrumen perdagangan populer seperti valuta asing (forex), logam mulia, energi, saham, indeks, dan sebagainya dalam satu aplikasi HSB Investasi,” tutup Danny.
Berita ini sebelumnya dimuat WartaEkonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Permudah Masyarakat dalam Berinvestasi, HSB Luncurkan Aplikasi HSB Investasi Terbaru"
Berita Terkait
-
Sri Mulyani: Korban Pinjol Ilegal Hingga Investasi Bodong Bisa Ajukan Restorative Justice di RUU PPSK
-
Takut-takuti Indonesia Masuk Daftar Pasien IMF, Tapi Bahlil Targetkan Realisasi Investasi Tembus Rp 1.200 Triliun
-
Konsep Investasi Tanah dengan Ternak Domba Jadi Passive Income yang Cocok untuk Pensiunan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.700 per Dolar, Pengamat Ungkap Faktor Penentu
-
Harga Emas Antam Melonjak Lagi, Tembus Rp 2,8 Juta/Gram
-
Suku Bunga BI Naik, Cicilan Utang Jadi Lebih Mahal? Cek Simulasi Terbarunya
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan
-
Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur
-
IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100
-
IHSG Anjlok 8,5 Persen Pekan Lalu, Masihkah Ada Harapan Rebound Hari Ini?
-
Update Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026, Antam Sulit Tembus Level Rp3 Juta
-
Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran