Suara.com - Federasi Serikat Pekerja Pupuk Indonesia (FSPPI) memastikan dukungan dalam mendorong pengembangan bisnis Pupuk Indonesia Grup, melalui beragam strategi yang digagas perusahaan dalam menghadapi tantangan industri masa kini. Hal ini ditegaskan FSPPI dalam Rapat Kerja Tahun 2022, yang digelar di PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Direksi bersama Manajemen Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim, serta perwakilan serikat pekerja di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Rapat kerja ini dirangkai seminar korporasi dengan narasumber Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman, bersama Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi.
Ketua Presidium FSPPI sekaligus Ketua Umum Korps Karyawan Pupuk Kaltim (KKPKT) Satriyo Wahyu Harsoyo, mengungkapkan seminar korporasi ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman karyawan terhadap strategi bisnis perusahaan, agar kedepan mampu berkontribusi lebih optimal melalui peningkatan kinerja secara signifikan.
Hal ini terus didorong FSPPI bagi seluruh serikat pekerja di lingkungan Pupuk Indonesia Grup, sehingga karyawan tidak sekadar menuntut hak atas kesejahteraan namun turut memahami dengan baik langkah perusahaan dalam menentukan arah pengembangan bisnis yang dijalankan.
"Dari kegiatan ini, karyawan dapat memahami dengan baik arah perkembangan perusahaan dari berbagai sisi, sehingga kedepan dapat terus memacu kinerja dalam mendorong kemajuan Pupuk Indonesia grup," ujar Satriyo.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, menyampaikan apresiasi atas inisiasi FSPPI dalam mendorong karyawan untuk terus meningkatkan semangat pengabdian guna mendukung pengembangan bisnis perusahaan. Dikatakan Rahmad, FSPPI sebagai representasi keluarga besar di lingkungan Pupuk Indonesia Grup sudah sepatutnya saling dukung dalam meningkatkan perfoma perusahaan, agar capaian target yang ditetapkan mampu terealisasi dengan baik.
"Salah satu upaya yang bisa dilakukan diantaranya melalui community based working partner, yang berbasiskan pada kolaboratif dan produktif. Hal ini diwujudkan dengan saling dukung antar perusahaan di lingkungan PI Grup, dan serikat pekerja diharap berperan aktif membangun hal tersebut," terang Rahmad.
Dilanjutkan Rahmad, core value kolaboratif merupakan salah satu nilai yang harus ditingkatkan oleh seluruh karyawan di lingkungan PI Grup, guna mendorong kemajuan perusahaan agar semakin terdepan. Meski terkadang memiliki cara pandang berbeda terhadap sesuatu, namun hal itu jangan sampai menciptakan jarak antara satu dengan lainnya untuk saling berkolaborasi mencapai tujuan bersama.
"Kolaborasi inilah yang harus terus dibangun serikat pekerja dengan manajemen, agar ada kontinuitas operasi yang baik sehingga aktivitas produksi tidak terganggu. Kebersamaan yang kolaboratif dan produktif itu harus terjaga dengan baik di lingkungan PI Grup," tambah Rahmad.
Baca Juga: Dekatkan Diri dengan Petani, Pupuk Kaltim Gelar Festival Pangan Lokal 2022
Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman, dalam paparannya mengungkapkan new development strategy PI Grup berisi empat pengembangan utama yang akan menjadi tulang punggung peningkatan profitabilitas Pupuk Indonesia di masa datang. Diantaranya proyek pabrik amoniak dan urea, proyek pabrik NPK, pabrik Adjacent Chemical serta proyek green and blue ammonia. Hal ini ditandai dengan dimulainya konstruksi pabrik soda ash dan pabrik Pusri IIIB pada 2023 mendatang.
"Dari pengembangan tersebut, Pupuk Indonesia kedepan tidak hanya sebagai produsen pupuk dalam negeri, tapi juga disiapkan menjadi perusahaan adjacent chemical dan energi sebagai bentuk transformasi dalam meraih masa depan," kata Bakir.
Pengembangan blue dan green ammonia juga telah ditetapkan dalam roadmap dekarbonisasi Pupuk Indonesia yang terbagi dalam tiga tahap, meliputi jangka pendek (2023-2030), jangka menengah (2030-2040) hingga jangka Panjang (2040-2050).
Untuk jangka pendek, Pupuk Indonesia mulai memanfaatkan sumber energi terbarukan sekaligus mengurangi emisi dari hydropower yang diperoleh dari PLN. Sumber energi ini mulai menggantikan pemakaian minyak atau gas bumi sebagai sumber pembangkit listrik pada pabrik pupuk.
"Pupuk Indonesia juga akan melakukan revamping untuk meningkatkan efisiensi energi dan penurunan emisi karbon, serta memanfaatkan pabrik eksisting untuk green ammonia. Tidak hanya itu, emisi karbon juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan produk soda ash," papar Bakir.
Lalu pada jangka menengah, Pupuk Indonesia akan mulai mengembangkan blue ammonia. Dimana karbon yang terbentuk dari proses produksi ammonia dapat diinjeksi ke dalam tanah, melalui Carbon Capture Storage (CCS). Injeksi karbon ini akan lebih efisien jika dilakukan pada reservoir sumur minyak ataupun gas tua di Indonesia.
"Saat ini kita sudah melakukan feasibility study dengan sejumlah perusahaan dari Jepang untuk hal tersebut," lanjut Bakir.
Sedangkan periode jangka panjang, Pupuk Indonesia akan melakukan pengembangan pabrik baru green ammonia dengan skala komersil, yang diproduksi menggunakan sumber energi terbaru seperti pembangkit tenaga air (hydro power) dan geothermal demi mewujudkan industri ramah lingkungan.
"Pupuk Indonesia optimis akan menjadi pemain utama di sektor ini, karena didukung fasilitas dan sangat berpengalaman dalam pengelolaan produksi serta penyimpanan ammonia," pungkas Bakir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M di, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Review A Toxic Love Story: Manipulasi Lebih Mematikan dari Kekerasan Fisik?
-
Gantikan Hotman, Mantan Jubir KPK Kini Pasang Badan Jadi Advokat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
-
KPK Bongkar Alasan Tahan Febrie, Ada 'Surat Sakti' yang Dikirim Sejak Jumat Pagi
-
Berapa Lama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bakal Mendekam di Rutan KPK?
-
Apa Kata KPK soal Klaim Kriminalisasi Febrie Adriansyah? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
Karena Buru-buru Sudah Malam, Alasan Kejagung Tak Pakaikan Rompi Pink ke Febrie Adriansyah
-
Dua Kata Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masuk ke Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Pink
-
Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag