Suara.com - Sejumlah data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tanggal 14 hingga 18 November 2022 bergerak melemah.
Mengutip data BEI, Minggu (20/11/2022) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan 0,10 persen atau berada pada level 7.082,181 pada penutupan pekan ini dari level 7.089,206 saat penutupan yang pekan lalu.
Kemudian rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga mengalami penurunan sebesar 4,73 persen menjadi Rp12,419 triliun dari Rp13,035 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara itu pelemahan sebesar 5,23 persen juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu menjadi 1.234.632 transaksi selama sepekan dari 1.302.824 transaksi pada sepekan lalu.
Sedangkan rata-rata volume transaksi Bursa pekan ini turut melemah 14,1 persen menjadi 18,274 miliar saham dari 21,295 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Peningkatan hanya terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa sebesar 0,04 persen menjadi Rp9.473,062 triliun dari Rp9.469,057 triliun pada pekan sebelumnya.
Disisi lain, investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp667,94 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp77,489 triliun.
Berita Terkait
-
Catat! Ini Saham yang Bakal Diburu Investor Asing
-
50 Perusahaan Resmi IPO Sepanjang Tahun 2022, Dua Internet Unicorn Jadi Sorotan
-
Pekan Ini, Rata-rata Volume Transaksi Bursa Anjlok 6,35 Persen
-
Erick Thohir Ungkap BUMN yang Berkontribusi Besar pada Pasar Modal
-
BEI Targetkan Pendapatan Bisa Capai Rp1,82 Triliun Pada 2023
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Megawati Soekarnoputri Muncul di Daftar Pemegang Saham Sentul City (BKSL), Kempit 1,97 Miliar Lembar
-
THR 2026 Kena Pajak, Kok Bisa?
-
Gempur Pasar Modal, Transaksi Aplikasi Investasi Ini Tembus Rp107 T Bulan Lalu
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
-
SKK Migas Ungkap Potensi Besar Asuransi di Balik Agresivitas Pengeboran
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya