HSE TC Sungai Gerong adalah salah satu fungsi dibawah Pertamina Corporate University dan Direktorat Sumber Daya Manusia Pertamina. Di area yang memiliki luas lebih dari 28 hektare ini ada berbagai fasilitas pelatihan yang tidak dimiliki oleh fasilitas lainnya seperti T Bosiet terdiri atas simulasi helicopter, underwater rescue, sea survival. Selain itu ada juga fasilitas high angle rescue, fire ground, smoke chamber, serta simulator fire fighting.
HSE TC Sungai Gerong jadi andalan manajemen Pertamina untuk tingkatkan kompetensi di bidang HSSE. Ini bisa dilihat dari kemampuan untuk menggelar pelatihan skala besar seperti HTCW 2022.
Lelin Eprianto, SVP Human Capital Pertamina, mengatakan jika materi peningkatan kompetensi dilakukan dengan cara itu-itu saja maka akan membutuhkan waktu lama, padahal keselamatan (safety) tidak bisa bisa menunggu semua pelatihan selesai, pekerja harus selalu siap kapanpun dan dimanapun untuk itu inovasi seperti yang dilakukan seperti HTCW patut diapresiasi.
“Tapi pesan saya dua, kualitas jangan turun jangan sampai turunkan kualitas sertifikasi meskipun banyak peserta yang terlibat. kedua protokol kesehatan dipastikan jalan,” kata Lelin.
Kesuksesan HSE TC Sungai Gerong meraih penghargaan tingkat dunia menurut Lelin harus bisa disyukuri dengan terus menjaga amanat apresiasi tersebut.
“Banyak improvement harus dikejar, soal orang lain amati dan ada reward mereka punya kriteria. Selamat berarti anda (HSE TC Sungai Gerong) bekerja sesuai dengan jalurnya, versi perusahaan jangan berhenti dan cepat puas terus tingkatkan kualitas,”ujar Lelin.
Helmi Fadillah Lubis, Manajer HSE TC Sungai Gerong, mengatakan manajemen memang terus menjaga konsistensi untuk terus berinisiatif membuat berbagai program pelatihan HSSE, tidak hanya di lingkungan internal tapi juga eksternal.
Termasuk gelaran HTCW 2022 yang melibatkan lebih dari 500 orang dalam satu penyelenggaraan kegiatan HSSE merupakan salah satu pencapaian yang tidak mudah untuk diraih.
“Jadi WSO melihat inovasi edukasi HSSE terus setiap tahun ada aja oleh HSE TC Sungai Gerong. Seperti HTCW 2022 itu menurut mereka jadi poin penting dan tambahan. Selain itu meskipun setiap tahun diberikan target untuk berikan pelatihan ke perwira Pertamina, itu wajib dan sunnahnya ke BUMN lain jadi memang kita terus jaga konsistensi untuk terus membuat program HSSE,” jelas Helmi.
Baca Juga: Pertamina Gerak Cepat Salurkan Bantuan Sembako hingga Kirim Tim Medis untuk Korban Gempa Cianjur
Ada tujuh program yang dilaksanakan dalam HTCW 2022 diantaranya yakni Fireman Level I, Fireman Level II, Incident Command System, First Aid Level 2, Gas Tester, confined space dan working at high.
Selain pelatihan, PCU melakukan pendekatan terbaru dalam menggelar pelatihan dan sertifikasi yakni juga turut menggelar berbagai challenge agar apa yang sudah dipelajari bisa langsung dipraktikan. Ada beberapa challange yang disiapkan diantaranya Manifold Fire Fighting, Fire Combat, OSC Simulation, Basic Life Support, Mechanical Advantage, Gas Detector Utilization, Confined Space Rescue.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah