Suara.com - HSE Training Center Sungai Gerong menyabet penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dunia untuk kategori Concern Educational Award, penghargaan bergengsi dari World Safety Organization (WSO), sebanyak tiga kali berturut-turut.
Penghargaan tersebut diberikan lantaran HSE Training Center yang merupakan bagian dari Pertamina Corporate University (PCU) dinilai konsisten memberikan edukasi secara maksimal kepada para pekerja PT Pertamina (Persero) di seluruh lini bisnisnya serta perusahaan-perusahaan BUMN untuk urusan Health Safety Security and Environmental (HSSE).
Soehatman Ramli, Chairman WSO Indonesia, mengatakan HSE TC Sungai Gerong dibawah PCU jadi salah satu lembaga dengan fasilitas yang cukup aktif mengkampanyekan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Terima kasih kepada Pertamina dan HSE TC Sungai Gerong sudah mengembangkan budaya K3. Mudah-mudahan ini (penghargaan) membawa semangat terus bagi HSE TC Sungai Gerong dan menjadi dorongan untuk memajukan budaya K3 di lingkungan Pertamina,” kata Soehatman saat penyerahan penghargaan di Sungai Gerong.
Menurut Soehatman perolehan penghargaan selama tiga kali secara berturut merupakan bukan capaian sembarangan. Bahkan seharusnya manajemen PCU HSE TC Sungai Gerong menerima penghargaan secara langsung dari WSO pusat di Amerika Serikat.
“HSE TC Sungai Gerong harusnya diundang ke Las Vegas, Amerika untuk penyerahan penghargaan. Tapi karena masih di masa pandemi juga jadi kita sampaikan di sini,” ungkap Soehatman.
Peraih penghargaan ini ditentukan berdasarkan hasil verifikasi/uji lapangan dan hasil verifikasi adminitratif melalui kegiatan survei atau observasi yang mendalam.
Para peraih penghargaan ini dinilai sudah menunjukkan komitmen dan konsistennya untuk menerapkan K3, bahkan beberapa sudah menunjukkan proses ke arah peningkatan berkelanjutan atau continuous improvement.
Heru Indraperkasa, CEO WSO Indonesia, menyatakan HSE Training Center merupakan legenda di dunia HSSE Indonesia. Setelah kembali aktif pada tahun 2010, HSE Training Center dinilai sangat aktif ikut mengembangkan budaya K3 di tanah air, utamanya di lingkungan Pertamina.
Baca Juga: Pertamina Gerak Cepat Salurkan Bantuan Sembako hingga Kirim Tim Medis untuk Korban Gempa Cianjur
Salah satu komitmen HSE TC Sungai Gerong adalah mampu menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan besar terkait HSSE dan K3, seperti HSSE Training and Certification Week (HTCW) 2022 yang digelar Pertamina Corporate University (PCU).
Diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari seluruh Subholding Pertamina, kegiatan ini tercatat menjadi kegiatan pelatihan HSSE pertama yang terbesar diselenggarakan di lingkup Pertamina.
“Apalagi bisa akomodir kegiatan dengan peserta sebanyak ini (HTCW) dan mereka berkomitmen untuk bisa jalankan kegiatan ini setiap tahun bahkan ditingkatkan,” ujar Heru.
Menurut dia, langkah PCU selenggarakan pelatihan sekaligus sertifikasi secara besar-besaran juga bisa jadi strategi yang efektif meningkatkan budaya HSSE di seluruh lapisan pekerja.
“Kebetulan kita lihat juga banyak yang dari luar daerah tidak selengkap di sini dengan membangun ini secara centralize saya rasa standarisasi akan lebih tinggi dan sama rata," kata Heru.
Keberhasilan HSE TC Sungai Gerong meraih penghargaan tingkat dunia memang bukan tanpa alasan. Sebagai fasilitas terlengkap dan sempat dikenal sebagai pusat atau fasilitas HSSE terbesar di Asia, HSE TC Sungai Gerong secara aktif menjadi andalan PCU untuk meningkatkan standarisasi kualitas HSSE di Pertamina dan juga para mitranya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?