Suara.com - Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membuat ribuan masyarakat terdampak dan terpaksa harus mengungsi. Cepat tanggap, BUMN bersama masyarakat gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana.
Menteri BUMN, Erick Thohir mengungkapkan, BUMN turut terjun ke lokasi terdampak untuk terus melakukan pemantauan sekaligus menyalurkan berbagai kebutuhan bagi warga terdampak.
"Yang terpenting saat ini, BUMN hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian. Ke depan, tentu kita juga fokus dalam membantu pemulihan sejumlah fasilitas seperti sekolah, rumah ibadah, layanan kesehatan yang terdampak gempa," kata Menteri Erick.
BRI melalui CSR BRI Peduli yang pro-aktif membantu warga terdampak dengan membangun posko BRI Peduli Bencana di Kampung Gunung Lanjung, Desa Cijedil, Kecamatan Cigenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Selain menjadi tempat pengungsian, Posko BRI Peduli juga menyediakan dapur umum, posko distribusi bantuan, hingga pelayanan medis dan trauma healing.
Satuan tanggap bencana BRI, yakni Tim Elang, bahu-membahu bersama Satgas BUMN, warga, dan pihak lainnya mengevakuasi dan menjamin kebutuhan warga terdampak.
Pada tahap awal, BRI melakukan gerakan bantuan nasi bungkus dengan menyalurkan bantuan 2.000 makanan siap santap (nasi bungkus). Disamping itu bantuan lain juga telah didistribusikan, diantaranya 300 paket sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan balita kepada warga terdampak gempa. BRI juga mengadakan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis BRImedika bagi pengungsi di posko BRI Peduli Bencana tersebut.
Selain itu, Tim elang bersama berbagai pihak terkait juga aktif membantu evakuasi warga yang masih terisolir akibat akses yang terhalang reruntuhan bangunan. Tim Elang bersama pekerja BRI setempat (Mantri BRI Unit Ciherang, Cidejil, Sawagede, dan Muka) melakukan blusukan ke lokasi-lokasi korban gempa di Cianjur. Blusukan dengan motor dilakukan untuk menelusuri jalan-jalan sempit agar bisa menjangkau posko korban bencana yang relatif terisolir, blusukan tersebut dilakukan dengan membawa 1.000 makanan siap santap (nasi bungkus).
Corporate Secretary BRI, Aestika Orzya Gunarto mengatakan, BRI akan terus bersinergi bersama berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan bencana.
“Berbagai bantuan terus kami kerahkan, InsanBRILian (Pekerja BRI) bersama berbagai pihak di lapangan senantiasa gotong royong membantu warga agar pulih lebih cepat dari masa-masa sulit ini,” terangnya.
Baca Juga: BRI Mampu Bertahan di Tengah Masa Sulit, Sunarso Dinobatkan sebagai CEO of The Year
“BRI juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersinergi dan menyalurkan bantuan tanggap bencana tahap selanjutnya. Tujuannya tidak lain adalah untuk meringankan masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pasca bencana”, jelasnya.
Di samping itu, BRI telah melakukan pemantauan dan inventarisasi aset yang terdampak dan hingga saat ini kondisi Kantor maupun Unit Kerja BRI di daerah terdampak bencana mayoritas dalam kondisi baik.
“Secara umum, layanan perbankan BRI di wilayah Cianjur dan sekitarnya tetap dapat beroperasi secara normal untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat”, jelasnya.
Terdapat 2 Kantor BRI Unit yang rusak karena Gempa yang mengakibatkan kantor tidak bisa beroperasi, khususnya BRI unit Cikaroya dan Cijedil, namun demikian, pada kantor BRI yang rusak tersebut disediakan layanan E-Buzz (layanan perbankan di atas kendaraan/ mini mobile branch).
Secara keseluruhan, masyarakat tetap dapat menikmati layanan perbankan di BRI Kantor Cabang Cianjur, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cirancang, KCP Sukanagara, KCP Cipanas, mau pun 27 BRI Unit di seluruh wilayah di Cianjur, Jawa Barat.
Selain itu, untuk memudahkan masyarakat, pihaknya juga menyebut, masyarakat juga tetap dapat mengakses layanan keuangan melalui AgenBRILink, digital banking, internet banking, SMS Banking, dan BRImo.
Berita Terkait
-
Nathalie Holscher Cuma Donasi Permen ke Korban Gempa Cianjur? Ini Fakta Sebenarnya Bikin Haters Kicep!
-
Detik-detik Menegangkan evakuasi Lima Jenazah Korban Gempa Tertimbun Longsor di Cianjur
-
Nathalie Holscher Dikritik Cuma Kasih Permen Buat Korban Gempa: Astagfirullah
-
Nathalie Holscher Skakmat Warganet yang Cibir Aksinya Kasih Permen ke Korban Gempa Cianjur
-
Bikin Merinding, Adik Dinar Candy Cerita Perjuangan Selamatkan Diri dari Gempa Cianjur
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan