Suara.com - Traders Family baru saja menyelesaikan rangkaian roadshow edukasi berupa Live Q&A With Johnpaul77 dengan mengelilingi 10 kota di Indonesia untuk memberikan edukasi tentang forex.
Demi menjalankan misi untuk mencetak trader profesional sebanyak-banyaknya, edukasi yang diberikan tanpa dipungut biaya ini, dibawakan secara langsung oleh Tito Hayunanda (CEO Traders Family).
Tito Hayunanda, atau yang lebih dikenal sebagai Johnpaul77 oleh dunia internasional sejak 2014, adalah pemegang rekor dunia dari Indonesia sebagai “Top Signal Provider” di MQL5, FxJunction, Myfxbook, ForexSignal, dan Askap Social (website untuk berbagi signal dengan sesama trader), dengan jumlah copier/subscriber mencapai 10,000++ orang.
Roadshow edukasi yang diawali di Yogyakarta, Medan, Bali, Surabaya, Pekanbaru, Balikpapan, Makassar, Semarang, Bandung, dan berakhir di Jakarta, diikuti oleh lebih dari 3.500 peserta.
Sejalan dengan program edukasi Traders Family untuk mencetak trader, di tahun 2020 Traders Family membuat terobosan baru di mana orang-orang bisa belajar trading secara gratis dan malah dibayar melalui aplikasi Traders Family.
Bahkan di tahun 2023, Traders Family sudah menyiapkan program baru yaitu Markas Trader. Sebuah program edukasi dimana para trader akan dituntun untuk bisa menemukan metodenya masing-masing sesuai dengan karakter masing-masing orang.
Program ini pun tetap akan diberikan secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Untuk memudahkan para trader mendapatkan edukasi secara langsung, kantor Traders Family pun hadir di 4 kota yaitu di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan BSD Tangerang.
Selain program edukasi secara offline, Traders Family juga aktif di media sosial YouTube sejak 2020 dengan memberikan konten edukasi secara reguler dan bebas iklan.
Ribuan Trader Bersatu Bikin Gebrakan Seluruh program edukasi yang dibuat oleh Traders Family secara offline maupun online ini bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Transaksi Lebih Tinggi Dibandingkan Saham, Trading Forex Bisa Jadi Ladang Cuan Baru
Forex secara umum memang sering dijadikan modus penipuan, akibatnya jumlah kerugian masyarakat yang disebabkan investasi bodong mulai dari yang berkedok robot trading sampai yang terakhir binary option mencapai Rp117,5 triliun dalam 10 tahun terakhir, dan membuat industri forex menjadi kondisi rawan dan dipandang sangat negatif.
“Forex industri terbesar seluruh dunia, tapi sayangnya begitu banyak orang yang merusak industri forex,” kata Johnpaul77.
Maka dari itu, Johnpaul77 sebagai trader profesional bertekad untuk membawa industri forex ke arah yang positif, dengan tidak pernah berhenti berinovasi dalam membuat program-program yang memajukan industri forex Indonesia, sehingga semua orang dapat merubah hidupnya menjadi lebih baik melalui forex yang sesuai dengan tagline Traders Family yaitu, “Change Your Life”.
Di lain sisi, Traders Family juga memperkokoh posisi sebagai perusahaan trader dan konsultan forex terbesar di Indonesia dengan melakukan sebuah transformasi atau rebranding.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?