Suara.com - Karakter Ganjar Pranowo yang tidak elitis berhasil menggaet dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk dari kalangan supir truk yang beroperasi di sekitar Kabupaten Tengerang, Banten. Mereka menyatakan siap mendukung Ganjar untuk maju menjadi Presiden Indonesia pada tahun 2024.
Para supir yang tergabung dalam Komunitas Supir Truk Banten Pendukung Ganjar tersebut mengatakan, mereka suka dengan sosok Ganjar yang sederhana dan dekat dengan masyarakat kalangan menengah ke bawah.
"Kemarin juga sempat nanya ke beberapa supir truk, ada banyak tindakan yang dilakukan oleh Pak Ganjar yang berupaya menyejahterakan kalangan supir," ujar Koordinator Wilayah Komunitas Truk Banten Dukung Ganjar, Umar Abdul Aziz.
Umar menjelaskan, banyak permasalahan para supir truk yang telah berhasil diselesaikan Ganjar saat memimpin Jawa Tengah (Jateng). Salah satunya adalah permasalahan pungutan liar (pungli) yang dialami para supir saat melintasi jembatan timbang di Jateng.
Jembatan timbang yang rawan pungli telah berhasil dibersihkan Ganjar berkat kedisiplinannya. Usai memergoki tindakan pungli di jembatan timbang, Ganjar tidak ragu untuk memberikan sanksi pada para oknum pungli tersebut.
Berkat Ganjar, banyak jembatan timbang telah menerapkan larangan praktik pungli. Lewat adanya pembinaan ke para petugas terkait dan monitoring operasional, terbukti mampu meredam kasus pungli di jembatan timbang. Terlebih segala tindak pelanggaran, pemberkasan, hingga pengajuan sidang dari UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor) dikontrol melalui berkas pengajuan.
Dengan kesuksesan Ganjar tersebut, Umar berharap, Ganjar bisa membawa kesejahteraan untuk seluruh supir truk di Indonesia bila berhasil menjadi presiden.
"Insyaallah mampu (Ganjar menyejahterakan supir truk), karena terbukti di Jawa Tengah, Ganjar telah melakukan banyak tindakan untuk kesejahteraan para supir truk," kata Umar.
Untuk diketahui, selain mengkonsolidasikan dukungan untuk Ganjar, komunitas ini juga kerap melakukan aksi-aksi sosial untuk saling membantu sesama supir truk. Salah satunya yang dilakukan di TPA Jatiwaringin, Buatan Jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten.
Baca Juga: Makin Sering Pamer Kemesraan, Sinyal PDIP Mau Duetkan Ganjar-Puan di Pilpres 2024?
Umar menjelaskan, komunitasnya melakukan distribusi paket sembako untuk ratusan supir truk, montir, keluarga supir, dan masyarakat menengah ke bawah di sekitar TPA Jatiwaringin.
"Kita berupaya memakmurkan, menyejahterakan, dan memperhatikan para supir truk yang ada di Kabupaten Tengerang. Insyaallah, ratusan supir truk akan kami berikan bantuan sembako pada hari ini," pungkas Umar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai hingga Bawang Merah Terkoreksi Jelang Akhir Januari 2026
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788
-
Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI
-
Danantara Incar Laba BUMN Rp 350 Triliun di 2026
-
Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See
-
IHSG Masih Nyaman Turun di Kamis Pagi, Balik ke Level 7.800
-
OJK Temukan Dugaan Penyaluran Dana Fiktif di PT Crowde Membangun Bangsa
-
IHSG Anjlok, Bos BEI Minta Danantara Masuk Cepat ke Pasar Modal?
-
Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?