- Utang RI Rp7.368 Triliun: Posisi ULN Januari 2026 tembus angka fantastis di tengah ketidakpastian.
- Beban Pemerintah Naik: Utang pemerintah tumbuh 5,6%, sinyal ketergantungan APBN pada pinjaman.
- Sektor Swasta Lesu: ULN swasta terkontraksi 0,7%, tanda dunia usaha enggan ekspansi.
Suara.com - Di tengah klaim pemerintah mengenai ekonomi yang stabil, kenyataan pahit justru terpampang dari tumpukan utang yang kian menggunung. Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Januari 2026 tercatat mencapai angka fantastis 434,7 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp7.368 triliun.
Meski Bank Indonesia (BI) berdalih posisi ini tetap "terjaga", angka pertumbuhan tahunan sebesar 1,7 persen (yoy) tetap menjadi alarm keras bagi kesehatan fiskal nasional. Ironisnya, di saat swasta mulai mengerem utang, pemerintah justru terlihat makin hobi menarik pinjaman.
Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengungkapkan bahwa pembengkakan utang ini terutama dipicu oleh sektor publik. Posisi ULN Pemerintah pada Januari 2026 melonjak menjadi 216,3 miliar dolar AS, tumbuh 5,6 persen (yoy)—lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 yang sebesar 5,5 persen.
"Perkembangan ini dipengaruhi penarikan pinjaman untuk program dan proyek pemerintah serta aliran modal asing pada SBN internasional," ujar Denny dalam siaran persnya, Senin (16/3/2026).
Namun, klaim "kepercayaan investor" yang disebut-sebut pemerintah patut dipertanyakan efektivitasnya. Pasalnya, ketergantungan pada utang untuk membiayai APBN menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi kita masih sebatas angan-angan.
Kontras dengan pemerintah yang kian agresif, ULN swasta justru mengalami kontraksi atau penurunan sebesar 0,7 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menjadi sinyal bahaya bahwa sektor usaha sedang tidak baik-baik saja dan enggan melakukan ekspansi di tengah ketidakpastian global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026