Suara.com - Menyambut hari jadinya yang ke-127, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2022. Acara ini diselenggarakan secara offline pada 14-18 Desember 2022, di Jakarta Convention Center (JCC).
Opening ceremony UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2022 dilakukan Kamis (15/12/2022), dan dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno, bersama Direktur Utama BRI, Sunarso.
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2022 merupakan ajang inisiatif BRI mendorong pelaku UMKM untuk go global, yang di tahun ini mengusung tema “Brings MSMEs Indonesia to the World”. Tema tersebut mencerminkan optimisme BRI untuk terus mendampingi pelaku UMKM agar bisa menjadi bagian dari pasar global.
Masyarakat dapat menyaksikan langsung produk UMKM pilihan terbaik melalui pameran UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2022, yang berlangsung mulai 1 sampai 31 Desember 2022 di JCC maupun secara daring.
Selain itu, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022 juga menghadirkan acara online expo, Bazaar Online di marketplace Shopee dan Tokopedia, Live Shopping, Coaching Clinic, Podcast, Yuk Berkreasi, Business Matching, UMKM Haul, Nusantarasa, Sharing & Talkshow bersama ekspertis dalam “Ngobrol Bisnis & Pintar Brilianpreneur” hingga Business Matching Award.
Terdapat 500 UMKM Bazzar Online dan 250 UMKM showcase pilihan yang siap memperlihatkan keunikan, kualitas, dan kisah dibalik produk, bahan baku serta material ramah lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat pada proses produksi yang beragam kepada audience nasional hingga 40 buyers internasional dari 20 negara.
Dalam Opening Ceremony UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENUER 2022, Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, multiplier effect dari UMKM sangat besar bagi ekonomi Indonesia. Kementerian Koperasi & UKM RI yang menunjukkan bahwa UMKM menyerap kurang lebih 119,6 juta tenaga kerja atau 96,92% dari total angkatan kerja di Indonesia.
“BRI sebagai bank yang fokus kepada bisnis UMKM, secara konsisten melakukan berbagai upaya untuk terus menumbuhkembangkan dan memberdayakan UMKM”, terangnya.
Pihaknya menjelaskan, program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR menjadi salah satu langkah nyata dan komitmen BRI sebagai agent of development untuk turut memajukan UMKM Indonesia.
“BRI juga terus mempersiapkan journey nasabah UMKM untuk bisa naik kelas, dimana salah satunya adalah mendorong nasabah UMKM untuk bisa menembus pasar ekspor dan go international melalui event ini, yang kami sebut sebagai UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR," kata Sunarso.
Sebagai bank yang fokus pada sektor UMKM, lanjut Sunarso, BRI melihat peluang besar dari hasil karya anak bangsa yang dinilai memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara-negara lain.
Sunarso menjelaskan, dari tahun ke tahun, event ini semakin berkembang, baik dari nominal transaksi maupun jumlah negara maupun pesertanya. Jumlah UMKM yang mengikuti kegiatan ini semakin meningkat dari tahun ke tahun, tahun 2019 diikuti 115 UMKM dengan dealing transaksi Business Matching mencapai 33,5 juta Dolar AS (Rp520 miliar), tahun 2020 diikuti 423 UMKM Showcase & 150 UMKM bazzar dengan dealing transaksi Business Matching mencapai 57,5 juta Dolar AS (Rp890 miliar), tahun 2021 diikuti 500 UMKM bazzar online dengan dealing Business Matching mencapai 65 juta Dolar AS (Rp1 triliun), dan tahun 2022 kali ini diikuti 500 UMKM bazzar online dan 250 UMKM showcase dengan dealing Business Matching mencapai 75 juta Dolar AS (Rp1,2 triliun).
Dari hasil kegiatan Business Matching ini juga akan bisa didapatkan preferensi dan trend pasar internasional. Kegiatan Virtual Business Matching UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022, yang diselenggarakan pada 6–8 Desember 2022 ini menghasilkan 241 Business Matching Activity, dengan total deal sebesar 76,7 juta Dolar AS, atau sekitar Rp1,2 triliun.
Terdapat peningkatan lebih dari 30% pada buyers participant dan lebih dari 40% dari negara participant dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lewat sesi kegiatan Virtual Business Matching ini, buyers internasional bertemu dan saling bernegosiasi dengan UMKM sampai terjadi transaksi bisnis yang saling menguntungkan.
“Event ini menjadi perwujudan komitmen BRI dalam meningkatkan social value creation dengan berperan aktif dalam mendorong kemajuan, peningkatan kapabilitas serta kualitas dari UMKM dan produk UMKM di Indonesia sehingga produk-produk UMKM Indonesia dapat berkompetisi di pasar dalam negeri maupun luar negeri," terang Sunarso.
Berita Terkait
-
BRI Fokus dalam Transformasi BRIVolution 2.0 melalui Digitalisasi
-
Raih ISO/IEC/IEEE 29119:2022, BRI Jamin Performa Aplikasi untuk Beragam Layanan Perbankan pada Masyarakat
-
BRI Targetkan Raih The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion pada 2025
-
BRI Pacu Inovasi untuk Penuhi Kebutuhan Pasar dan Perkembangan di Era Digital
-
Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, BRI Pertama Raih ISO/IEC/IEEE 29119:2022 di Indonesia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik