Suara.com - Kasus penipuan berkedok pinjaman online atau pinjol kerap meresahkan akhir-akhir ini. Padahal rekomendasi aplikasi pinjaman online resmi yang murah sebenarnya sangat banyak. Aplikasi-aplikasi ini bahkan sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut lima rekomendasi aplikasi pinjaman online resmi murah.
1. Danamas
Danamas menawarkan pinjaman modal kerja mulai dari Rp500.000. Bagi peminjam, beberapa keuntungan yang diperoleh antara lain dapat memaksimalkan usaha yang ada, fleksibel dalam mengatur pengembalian sesuai dengan pendapatan yang diperoleh, dan proses yang tidak berbelit-belit. Selain itu, ada pula aspek kelayakan usaha yang menjadi agunan utama, biaya yang terjangkau, serta pencairan kredit yang cepat.
2. Investree
Sebagai pionir fintech lending yang berdiri lebih dari 5 tahun, Investree telah berevolusi dari hanya berupa marketplace bagi mereka yang ingin mengajukan dan memberikan pinjaman menjadi sesuatu yang lebih berdampak - platform yang menawarkan solusi bisnis secara digital kepada para pegiat UKM melalui produk-produk pinjaman yang berfokus pada rantai pasokan serta menyediakan alternatif lain bagi masyarakat yang ingin memperoleh imbal hasil lebih secara nyaman dan bijak. Keunggulan pinjaman Investree antara lain adalah biaya terjangkau mulai dari 0,9% per bulan, proses mudah dan cepat, transparan, serta tanpa jaminan aset tetap.
3. Amartha
Amartha memiliki skema yang unik dalam memberikan pinjaman dana. Angsuran dibayarkan secara mingguan dan terjangkau dengan memperhatikan profil dan kapasitas penerima pinjaman. Amartha akan memberikan pendampingan mingguan seputar pengelolaan dana bagi rumah tangga dan usaha penerima pinjaman. Mereka akan memastikan bahwa penerima pinjaman mampu membayar tepat waktu.
4. Dompet Kilat
Dompet Kilat menawarkan pendanaan dengan skema bunga rendah yakni hanya sekitar 1,25% setiap bulan. Di samping itu, perusahaan juga akan menyediakan laporan keuangan yang transparan.
Baca Juga: 5 Xiaomi Smartwatch Terbaik 2022, Harga di Bawah Rp 1 Juta
Dompet Kilat didirikan pada 2016 oleh para pakar di industri keuangan. Perusahaan bertekad untuk mewujudkan inklusi keuangan pada masyarakat Indonesia. Dompet Kilat percaya bahwa dengan menutup gap inklusi keuangan, perusahaan dapat berkontribusi memajukan Indonesia.
5. Modalku
Platform pendanaan di Modalku menawarkan berbagai keunggulan. Bagi para pelaku UMKM, ada beberapa fasilitas yang didapatkan antara lain fasilitas pinjaman tanpa agunan, dana dicairkan langsung ke rekening bank peminjam dengan proses yang cepat dan mudah, lancarkan arus kas untuk variasikan barang usaha, bisa untuk kebutuhan memperluas usaha, serta tenor variatif mulai tiga, enam, hingga 12 bulan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
6 Ide Kado Pernikahan Anti Main-Stream Paling Cocok Buat Gen Z
-
Rekomendasi Wisata Bandung Barat Terbaru dan Hits untuk Liburan Akhir Pekan, Natal dan Tahun Baru
-
Kripto dan Koperasi Sektor Keuangan Kini Diatur dan Diawasi OJK
-
5 HP Xiaomi Harga Rp 1 Jutaan Desember 2022, Murah Tapi Bukan Murahan
-
5 Xiaomi Smartwatch Terbaik 2022, Harga di Bawah Rp 1 Juta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan