Suara.com - Kemenangan Argentina atas Perancis menutup gelaran Piala Dunia 2022 Qatar. Tim Albiceleste itu menundukkan Les Bleus lewat adu tendangan penalti.
Atas kemenangan itu, Lionel Messi cs berhasil membawa pulang trofi piala dunia dan sejumlah uang hadiah yang besar, senilai USD 42 juta atau setara Rp 655 miliar (kurs Rp15.559).
Sedangkan, Perancis juga mendapatkan hadiah uang sebesar USD 30 juta atau setara Rp 468 milar. Sementara, tempat ketiga Kroasia akan mendapatkan hadiah uang sebesar USD 27 juta atau setara Rp 421,6 miliar.
Melansir Sportingnews.com, total nilai hadiah tersebut setiap penyelenggaraan piala dunia terus meningkat. Pada Piala Dunia 2018 Rusia, juara piala dunia kala itu Perancis hanya mendapatkan hadiah sebesar USD 38 juta atau setara Rp 592,8 miliar.
Artinya, ada selisih USD 4 juta total hadiah yang didapatkan kedua tim juara piala dunia itu. Begitu juga, pada piala dunia 2014 di Brasil yang dimenangkan Jerman hanya mendapatkan USD 35 juta atau setara Rp 468 miliar.
Namun jumlah hadiah yang paling mencolok yaitu pada Piala Dunia edisi 2002 dan 2006, di mana perbedaannya lebih dari USD 10 juta. Pada piala dunia 2002 pemenang kala itu Brasil hanya mendapatkan USD 8 juta Rp 124,8 miliar saja.
Sementara, pada Piala Dunia 2006 yang dimenangkan Italia, total hadiahnya langsung loncat ke USD 20 juta atau setara Rp 312 miliar.
Adapun berikut, nilai total hadiah dari Piala Dunia 1982 sampai 2022:
- 2022: USD 42 juta atau setara Rp 655,2 miliar
- 2018: USD 38 juta atau setara Rp 592,8 miliar
- 2014: USD 35 juta atau setara Rp 546 miliar
- 2010: USD 30 juta atau setara Rp 468 miliar
- 2006: USD 20 juta atau setara Rp 312 miliar
- 2002: USD 8 juta atau setara Rp 124,8 miliar
- 1998: USD 6 juta atau setara Rp 93,6 miliar
- 1994: USD 4 juta atau setara Rp 62,4 miliar
- 1990: USD 3,5 juta atau setara Rp 54,6 miliar
- 1986: USD 2,8 juta atau setara Rp 43,68 miliar
- 1982: USD 2,2 juta atau atau setara Rp 34,32 miliar
Baca Juga: Keren, Ramalan Wapres Maruf Amin Soal Pemenang Piala Dunia Terbukti
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI