Suara.com - PT Jababeka Tbk (Jababeka) berhasil meraih penghargaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Forum CSR Jabar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kamis (22/12) lalu, di Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung.
Forum CSR Jabar ini merupakan ajang tahunan untuk mengapresiasi perusahaan yang terus berkontribusi kepada masyarakat Jawa Barat dan yang telah menjadi mitra CSR Pemprov Jawa Barat dalam membantu agenda pembangunan Jawa Barat.
Jababeka di ajang penghargaan tersebut memboyong dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai Top Partners Award dan Water Sanitation Hygiene (WASH) Award atas kinerja program CSR yang dilakukan selama 2022.
"Penghargaan ini merupakan testimoni yang membuktikan bahwa kontribusi Jababeka bukan hanya untuk profit bagi perusahaan saja. Akan tetapi, juga untuk memberikan dampak nyata atau manfaat bagi masyarakat sekitar di Cikarang, di Kabupaten Bekasi, di Provinsi Jawa Barat dan seluruh bangsa Indonesia," kata Managing Director Jababeka Infrastruktur Agung Wicaksono dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/12/2022).
Menurut Wicak , penghargaan yang didapat Jababeka tak lepas dari adanya keselarasan program CSR Jababeka di tahun 2022 dengan agenda pembangunan Provinsi Jawa Barat di 2022.
Di 2022, Jababeka masih terus konsisten untuk menjalankan program CSR Jabat atau Jababeka Bersahabat, mulai dari Jabat Alam, Jabat Sosial hingga Jabat Ekonomi.
Lebih lanjut, Wicak menyampaikan bahwa program CSR Jababeka di tahun 2023 juga akan menyelaraskan dengan lima prioritas CSR Jawa Barat di 2023. Mulai dari sumber daya manusia – yang salah satu problem terbesarnya ialah stunting, masalah sosial, green economy dan transformasi kapasitasi penyelenggara negara.
Menariknya, akui Wicak, lima prioritas tersebut sangat selaras dengan prioritas dalam upaya pengembangan Kawasan Jababeka- Cikarang yang berfokus di bidang lingkungan dan pendidikan.
"Prioritas pertama soal peningkatan SDM, ini selaras dengan upaya Jababeka untuk menjadi (kawasan) Jababeka di Cikarang untuk jadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pendidikan dan teknologi, yang fokusnya adalah untuk mengembangkan SDM. Jadi, dengan itu, kita akan bangun usaha tapi juga pada saat yang sama membangun manusia," imbuh Wicak.
Baca Juga: Torehkan Kinerja Terbaik Serap SBN, BRI Kantongi Penghargaan Dealer Utama Terbaik 5 Tahun Beruntun
Kemudian, tambah Wicak, salah satu prioritasnya sangat erat dengan lingkungan. Di mana sirkular ekonomi, sustainability dan energi terbarukan merupakan hal-hal yang menjadi bagian komitmen Jababeka. Contohnya, penggunaan maggot untuk mengolah sampah organik menjadi barang daya guna dan bernilai ekonomis.
"Sehingga sampah mengalami proses sirkular ekonomi. Kemudian, kita juga memanfaatkan energi terbarukan dengan PLTS yang sedang dibangun di atas WTP (water treatment plant) Jababeka Infrastruktur," urai Wicak.
"Ketiga, prioritas yang juga penting ialah membangun good governance atau pengelolaan pemerintahan yang berkualitas, dan Jababeka dengan peran City Council yang ada di dalam kawasan, kita akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk mewujudkan pilar kelima dari prioritas CSR Jawa Barat untuk 2023. Dan, kami yakin, kami bisa berkontribusi untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi Berani, Jabar Juara untuk Indonesia Raya," tutup Wicak.
Adapun dalam ajang penghargaan tersebut, acara dibuka dengan JAPRI (Jabar Punya Informasi). Kegiatan ini diisi Ridwan Kamil sebagai narasumber yang menginformasikan pencapaian pembangunan Jawa Barat yang berhasil dibantu melalui pelaksanaan CSR perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?