Suara.com - Pihak Kepolisian membantah adanya gas air mata jelang laga Indonesia vs Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2022. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menegaskan, kepulan asap tersebut berasal dari insiden kecil yang berasal dari flare dan bukan dari gas air mata.
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan kepulan asap diduga berasal dari ledakan gas air mata viral di media sosial. Dugaan gas air mata itu dilepaskan polisi jelang pertandingan Piala AFF yang memertemukan Timnas Indonesia vs Vietnam, Jumat (6/1/2023).
Potongan video itu diunggah oleh akun warganet Wah****tyo melalui Twitter yang kemudian diunggah ulang oleh akun Komisi Wasit.
Kapolri Tegaskan Pengamanan Piala AFF 2022
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan polisi tidak akan menggunakan gas air mata dan senjata api selama pengamanan Piala AFF 2022.
"Nanti polisi yang berjaga tidak boleh menggunakan gas air mata, tak boleh membawa senjata api. Ini adalah perbaikan ke depan sehingga dari sisi keselamatan penonton," kata Listyo dalam jumpa awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2022) lalu.
Berita Terkait
-
Sudah Mulai! Babak Pertama Indonesia vs Vietnam: Link Live Streaming dan Susunan Pemain
-
Gas Air Mata Meledak sebelum Timnas Indonesia Vs Vietnam, Brimob Bersenjata Turun ke Jalan Ambil Sebuah Tas
-
Kepulan Asap Diduga Gas Air Mata Jelang Laga Piala AFF Indonesia vs Vietnam
-
30 Ribu Penonton 'Siluman' Bikin Takut Vietnam Jelang Lawan Indonesia di GBK
-
Komandan Bantah Paspampres Rusak Kertas Koreo Suporter Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga