Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan ini kembali dibuka menguat ke level 6.639 dari penutupan sebelumnya di level 6.629.
Mengutip data RTI, Jumat (13/1/2023) IHSG berhasil dibuka menguat 10 basis poin atau terapresiasi 0,14 persen 6.639.
Sementara itu indeks LQ45 justru dibuka melemah ke zona merah, pada awal perdagangan indeks ini turun ke posisi 905.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 224 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp204 miliar dan volume transaksi mencapai 13,7 ribu kali.
Sebanyak 166 saham berhasil menguat, 74 saham bergerak melemah dan 221 saham bergerak stagnan.
Sembilan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor energi yang naik 0,98 persen sektor perindustrian naik 0,36 persen dan sektor kesehatan yang naik 0,43 persen.
Sedangkan indeks sektor properti tergelincir ke zona merah dengan pelemahan 0,04 persen.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya melihat kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG masih bersifat teknikal rebound usai mengalami tekanan beberapa waktu sebelumnya.
Di lain sisi, para investor masih harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar dikarenakan IHSG masih bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dan dibayangi gelombang tekanan yang masih cukup besar.
Baca Juga: Akhirnya IHSG Rebound, Naik ke Level 6.584
Sedangkan kondisi perekonomian dalam negeri terlihat masih cukup stabil, tercermin dari data perekonomian.
"Hal ini tentu dapat menjadi penopang bagi pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas," kata William seperti dikutip dari riset hariannya.
Ia memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.542 dan resistance 6.741.
Untuk saham pilihan, William merekomendasikan AKRA, SMGR, AALI, BBRI, UNVR, TBIG, ASII, dan SMRA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara