Suara.com - Anak muda yang tergabung dalam Papua Muda Inspiratif (PMI) tengah mempersiapkan penampilan terbaik untuk acara peresmian gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura, Papua. Gedung yang telah rampung dibangun itu rencananya akan diresmikan Presiden Jokowi dalam waktu dekat.
Penampilan yang disiapkan PMI di antaranya Paskibra hingga yel-yel ekspresi nasionalisme dan cinta Tanah Air. Kesempatan ini juga menjadi ajang pelatihan Event Organizer (EO) bagi para pengurus dan anggota PMI.
Salah satu anggota Paskibra, Eliesher Krishyo (17), mengaku telah berlatih dengan keras guna menyuguhkan penampilan apik di hadapan Presiden Jokowi dan tamu undangan yang akan hadir pada peresmian.
"Sejauh ini persiapannya sudah 80 persen, sudah berlatih lama agar nanti pada pelaksanaannya bisa memberikan yang terbaik," ungkap Eliesher.
Eliesher menyambut gembira peresmian gedung PYCH yang akan menjadi sarana pengembangan kreatifitas dan ilmu pengetahuan anak muda Papua itu.
"Kita menyambut baik kemajuan Papua, semoga ke depan pemuda Papua memiliki daya saing dalam berbagai bidang," ungkap Eliesher.
Pengisi acara lainnya, Nita Satungga (21), mengaku sangat antusias mengikuti acara tersebut dan telah mempersiapkan yel-yel dan gerakan dengan matang. Dirinya bersama puluhan peserta lain bertekad akan menampilkan performa terbaiknya pada acara peresmian.
"Perasaan saya sangat senang. Saya sebenarnya sangat gugup untuk tampil dihadapan presiden, tapi saya akan memberikan yang terbaik," imbuhnya.
Pelatih pengisi acara pada peresmian tersebut, Matawan Tano (24) sangat berharap semua persiapan berlangsung baik agar peresmian gedung yang sangat dinanti-nantikan oleh orang nomor satu di Indonesia itu bisa terlaksana sebaik mungkin.
Baca Juga: Gegara Suap dan Gratifikasi Lukas Enembe, Keluarga Ikut Terseret, KPK Bilang Begini
Diakuinya, untuk memaksimalkan performance dalam peresmian itu, pihaknya telah menggembleng para peserta dengan sangat ketat.
"Peserta kita latih mulai dari fisik hingga mental, sebab bukan hanya harus kuat untuk menopang penampilan yang maksimal, tapi juga harus memiliki fisik yang kuat dan mental yang tangguh," sebutnya.
Keberadaan PYCH, lanjutnya, memiliki peran strategis sebab menjadi tempat berkumpulnya pemuda dalam menumpahkan ide, gagasan serta kreativitas, yang kemudian menghadirkan perbaikan sumber daya manusia Papua ke depan.
"PYCH ini menjadi privilege bagi pemuda Papua, di mana tempat ini dikelola anak muda, space-nya diisi oleh pemuda, dan semua itu guna peningkatan skill anak muda," lanjutnya.
Matawan berharap generasi muda Papua tidak patah arah dalam menghadapi kemajuan zaman. Sekecil apapun langkah awal untuk memulai akan menjadi pengaruh besar untuk perubahan yang lebih baik.
Sebelumnya, Koordinator Umum PMI, Billy Mambrasar mengungkapkan, para talenta muda Papua itu akan tampil di hadapan Presiden Jokowi yang akan segera meresmikan gedung megah, bernuansa adat dan berfasilitas lengkap, kebanggan anak muda Papua tersebut.
Menurut Billy, pihaknya juga menggelar audisi dancer, marching band hingga nanti akan ada kegiatan carnaval Papua Youth Creative Hub. Billy menegaskan, PMI ingin menunjukkan generasi emas muda Papua dengan berbagai bakat dan talenta, sehingga bisa membangun Indonesia.
Gedung PYCH ini memiliki gedung utama yang terdiri dari dua lantai, dan dua gedung asrama. Di gedung ini ada ruangan untuk produk UMKM, cafetaria, ruang pelatihan-pelatihan, ruang pemasaran, ruang musik, ruang serbaguna hingg ruangan yang bisa digunakan untuk co-working space.
Ada juga ruangan berbentuk tribun yang berkapasitas lebih dari ratusan orang. Ruangan ini bisa digunakan pertunjukkan, keagamaan dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis