Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan pagi ini terus melanjutkan tren pelemahan, dimana indeks dibuka turun ke level 6.762.
Mengutip data RTI, Kamis (19/1/2023) IHSG dibuka kembali turun 3,3 basis poin atau melemah 0,05 persen ke posisi 6.762 setelah ditutup dilevel 6.765 pada penutupan perdagangan kemarin hari.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak turun hingga posisi 6.761 atau telah mengalami pelemahan sebesar 0,06 persen.
Sementara itu indeks LQ45 justru dibuka menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 0,4 basis poin atau terapresiasi sebesar 0,05 persen ke level 930.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 481 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp244 miliar dan volume transaksi mencapai 29,8 ribu kali.
Sebanyak 135 saham menguat, 123 saham melemah dan 234 saham belum ditransaksikan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai pergerakan IHSG pada perdagangan sebelumnya, terlihat kembali pada rentang konsolidasi pasca meningkat jangka pendek beberapa waktu sebelumnya.
Sedangkan, perkembangan pola pergerakan IHSG masih menunjukkan tren positif dalam jangka panjang.
Hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas," kata William dalam riset hariannya.
Baca Juga: IHSG Tancap Gas Lagi, Rabu Pagi Dibuka Melesat ke Level 6.780
Melihat sentimen itu, William menilai peluang kenaikan masih terbuka lebar di tengah gelombang capital outflow yang tercatat secara year-to-date.
"Hari ini pergerakan IHSG juga akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir belum akan mengalami perubahan," tegasnya.
William memprediksi indeks saham bakal bergerak di rentang support 6.654 dan resistance 6.789.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?