Suara.com - PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina akan melaksanakan pilot project konversi BBM ke CNG pada sektor transportasi mulai dari truk sampai sepeda motor. Hal ini sebagai alternatif energi yang lebih murah dan bersih.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, dengan adanya program konversi BBM ke CNG ini maka kendaraan yang sudah beroperasi bisa menerapkannya, hal ini dapat mendukung penurunan karbon lebih cepat dengan biaya yang terjangkau.
"Tidak perlu beli kendaraan baru cukup dikonversi saja dengan biaya yang lebih rendah," kata Nicke di Jakarta yang ditulis, Rabu (1/2/2023).
Direktur Utama PGN Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto menjelaskan, dalam menjalankan program konversi BBM ke CNG Subholding Gas Pertamina menyasar pada tiga jenis kendaraan, yang pertama adalah truk tangki pembawa BBM yang dioperasikan Subholding Commercial and Trading.
"Sesuai amanah persero Pertamina, kami bersama dengan subholding lain berupaya untuk memberikan alternatif energi lain yang lebih murah, lebih bersih dan sustain," kata Haryo.
Sebagai langkah awal Konversi BBM ke CNG akan diterapkan pada truk tangki BB ukuran 26 dan 32 di wilayah Jawa dan Bali sebanyak 112 unit dan dilanjutkan hingga pada 2025 hingga total sebanyak 700 truk tangki. Dari program ini akan mendapat penghematan sekitar Rp 260 juta per kendaraan per tahunnya dan menghemat pengurangan emisi karbon sebesar 17.355 ton CO2 emisi.
"Kita akan launching di awal maret ini di 2023 khusus untuk yang mobil truk ukuran 26 dan 32 dulu yang kita konversi baru nanti disusul yang lebih kecil," jelas dia.
Haryo melanjutkan, program konversi BBM ke CNG berikutnya akan menyasar sepeda motor pengemudi ojek online, program ini akan menjadi solusi penghematan untuk pengendara sepeda motor. Sebab harga CNG sebesar Rp 4.500 liter setara pertalite jauh lebih murah dibanding Pertalite sebesar Rp 10 ribu per liter.
"Kami banyak dapat masukan keluhan dari khususnya ojol dan yang lain-lain tentang harga BBM yang naik sekarang. Jadi PGN bukan menggantikan tapi memberikan alternatif energi. Artinya Pertamina akan memberikan alternatif energi kepada masyarakat yang lebih murah yang lebih bersih," paparnya.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Ada yang Naik per Hari Ini, Coba Cek
Dari penggunaan CNG pada sepeda motor akan menghemat Rp 5 juta per tahun dengan asumsi konsumsi BBM sebanyak 2,5 liter per hari. Program ini bisa mengurangi beban subsidi setara dengan Rp 228 miliar per tahun dan ketergantungan impor BBM 91 ribu KL untuk 100 ribu sepeda motor
PGN pun menargetkan dalam 5 tahun ada 100 ribu unit sepeda motor yang telah dikonversi, rencananya pilot project akan dimulai Maret 2023 di wilayah Jakarta dan Jawa Tengah.
"Semua sepeda motor bisa dipakai, sehingga masyarakat tidak perlu membeli sepeda motor lagi," tuturnya.
Berikutnya adalah pilot project pada mobil pribadi, ini dipicu oleh konversi BBM ke CNG pada truk tangki Pertamina. Pilot project akan dilakukan pada 1 April 2023. Efisiensi yang bisa diterima masyarakat 30 juta per mobil dengan rata-rata pemakaian 15 liter per hari.
"Kenapa dulu sudah dilakukan kok mandek, khususnya untuk saat ini karena disparitas Pertalite Pertamax cukup tinggi dengan CNG, ini menjadi salah satu alternatif energi," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis