Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari Kamis (2/1/2023) ini dibuka kembali naik ke level 6.872 dari posisi sebelumnya di 6.862.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 10 basis poin atau menguat 0,15 persen ke posisi 6.872.
Hingga pukul 09:03 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga ke posisi 6.881 atau telah menguat 0,28 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka pada zona hijau, pada awal perdagangan indeks ini naik 2,8 basis poin atau melemah 0,30 persen menuju level 943.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 1,2 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp442 miliar dan volume transaksi mencapai 51 ribu kali.
Sebanyak 243 saham berhasil menguat, 112 saham bergerak melemah dan 205 saham bergerak stagnan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya mengumumkan data inflasi Januari 2023 yang mencatatkan deflasi 0,34 persen (m-t-m) atau inflasi 5,28 persen (y-o-y) memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin.
"Namun, sejauh ini masih tercatat capital outflow secara year-to-date, sehingga harus tetap diwaspadai pelaku pasar," kata William dalam riset harian untuk perdagangan Kamis (2/2/2023).
Dia menyebutkan, hari ini IHSG akan bergerak dalam rentang 6.754-6.921. "Mulai dirilisnya kinerja emiten full year 2022 akan memberikan sentimen pada pergerakan IHSG ," ucap William.
Baca Juga: Prediksi IHSG Hari Ini Naik Lagi, 8 Saham Ini Menarik Untuk di Koleksi
Dengan demikian, lanjut William, laju IHSG dalam beberapa mendatang akan bergerak sideways dengan potensi kenaikan yang terbatas.
Adapun saham yang direkomendasikan untuk perdagangan hari ini adalah BBRI, JSMR, AKRA, ICBP, TBIG, HMSP dan ASRI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP