Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo akan keliling enam eks kerasidenan di Jateng untuk menampung usulan masyarakat secara detail. Usulan-usulan tersebut nantinya menjadi pertimbangan untuk merencanakan pembangunan tahun 2023.
"Saya jalan ke enam kerasidenan, apa persoalan yang ada di situ. Maka kemudian kita akan mendapatkan yang lebih detail dari masyarakat. Sebaran aspirasinya lebih representatif lah harapan kita," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan, konsep Musrenbang keliling ini hanya ada di Jateng. Pasalnya, kata Ganjar, dalam Musrenbang biasanya Pemerintah Daerah yang mendatangi kantor Pemerintah Provinsi untuk memberikan usulan-usulannya.
"Karena pernah ada beberapa orang datang ke sini, dulu Musrenbang ini konsepnya mereka hanya datang ke kantor pemprov, terus kemudian memberikan briefing-briefing dan usulannya gitu-gitu saja, copy paste," kata Ganjar.
Adapun, enam eks kerasidenan yang akan didatangi Ganjar meliputi wilayah Semarang, Banyumas, Kedu, Pati, Pekalongan, hingga Surakarta.
Setelah Musrenbang keliling ini, kata Ganjar, pihaknya akan membuat program di masing-masing wilayah untuk menyelasaikan berbagai persoalan di Jateng. Ganjar menyebut persoalan-persoalan tersebut akan ditangani sesuai dengan skala prioritas.
"Jawa Tengah itu masih punya PR seperti kemiskinan, terus kemudian pengangguran, soal kesehatan, ini menjadi prioritas. Stunting kan jadi prioritas juga, tapi mengangkat ekonomi juga. Jadi kita buat skala prioritas. Ketika ini kita mau buatkan program untuk rakyat, maka rakyat kita tanya 'butuhmu opo?'," kata Ganjar.
Ganjar berharap, pembangunan Jateng tahun 2023 akan direncanakan secara matang dan efektif untuk kebutuhan masyarakat. Namun, kata Ganjar, tetap mengacu pada arahan yang disampaikan Pemerintah Pusat.
"Kalau pusat bilang bereskan kemiskinan, stunting, bangkitkan kembali ekonomi, berarti kita menterjemahkannya dengan investasi, penyerapan tenaga kerja, dan itu yang akan menjadi policy," pungkas Ganjar.
Baca Juga: Dinilai Sebagai Lumbung Perolehan Suara: DPW PPP Jatim Targetkan 11 Kursi Legislatif di Pemilu 2024
Sebagai informasi, konsep Musrenbang keliling menjadi andalan Ganjar untuk merencanakan pembangunan dengan mempertimbangkan usulan sampai ke tingkat mikro. Konsep ini pun mengantarkan Jateng menjadi provinsi dengan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik di seluruh Indonesia pada 2019 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026
-
Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026
-
Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global
-
Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'
-
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
-
Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana
-
IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
-
Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat