Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), sebagai BUMN penggerak ekonomi nasional berkomitmen tidak hanya dalam penguatan digital, namun juga pemerataan pembangunan infrastruktur dan sarana umum. Hal ini merupakan langkah nyata Telkom untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kinerja pembangunan dalam negeri yang merata.
Pembangunan infrastruktur dan sarana umum dilakukan melalui berbagai program berkelanjutan yang berfokus pada akses infrastruktur di pedesaan. Kontribusi Telkom dalam pembangunan sarana umum di pedesaan mencakup pembangunan jembatan, pembangunan dan perbaikan jalan, pendirian fasilitas penunjang jalan, serta fasilitas penerangan jalan umum.
Sepanjang 2022, Telkom telah melaksanakan program pembangunan tersersebut kepada 15 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dalam implementasinya, Telkom memprioritaskan dalam pembangunan akses jalan menuju fasilitas pendidikan dan pusat perekonomian bagi masyarakat desa untuk dapat dipastikan kelayakan dan keamanannya.
Dukungan Telkom pada pembangunan infrastruktur dan sarana umum juga dilaksanakan melalui program bedah rumah dan sarana pemukiman bagi warga desa pada remote area. Program tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dengan memiliki tempat tinggal yang layak.
Selain itu, Telkom juga melakukan pembangunan sarana umum khususnya dalam perbaikan rumah ibadah di sekitar pemukiman.
Pada tahun 2022, sebanyak 30 unit rumah telah berhasil dilakukan perbaikan serta lebih dari 100 rumah ibadah dan akses jalan yang telah diperbaiki. Kedua program tersebut dilaksanakan sebagai upaya dalam mencapai sasaran Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-11 dalam mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkesinambungan serta keberlanjutan dan kualitas lingkungan hidup sosial bermasyarakat.
Dengan ini, Telkom dapat lebih banyak terlibat secara langsung dalam pembangunan masyarakat dan dapat memberikan dampak positif lebih besar bagi masyarakat yang selaras dengan penerapan Environmental, Social, dan Governance (ESG).
“Kami dengan optimistis akan terus mendorong pembangunan fasilitas sarana umum ataupun tempat tinggal bagi masyarakat dan desa yang memerlukan peremajaan. Program pembangunan ini tentunya akan terlus dilakukan secara berkelanjutan dengan juga mengutamakan pendekatan bisnis perusahaan,” ujar SGM Community Development Center Telkom, Hery Susanto.
Berita Terkait
-
Perkuat Ekosistem Digital di IKN dan Kalimantan, Telkom Resmikan neuCentrIX Pontianak
-
Menteri BUMN: TelkomGroup Diharapkan dapat Mempercepat Transformasi melalui Five Bold Moves
-
Terus Perluas Layanan Kesehatan, Yakes Telkom Jalin Sinergi dengan Rumah Sakit Primaya Group
-
Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Telkom Dukung Pembangunan Desa dan Pariwisata Melalui Penerapan Sustainable Tourism Development
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan