Suara.com - Pencopotan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) Eko Darmanto masih sebatas ucapan pemimpin di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ternyata, surat resmi pencopotan Eko Darmanto belum terbit dan harus melalui proses yang panjang.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Askolani menyebut, pencopotan Eko Darmanto kini tengah menunggu surat dari Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkeu.
Pencopotan ini bertujuan untuk memudahkan proses pemeriksaan harta kekayaan milik Eko Darmanto.
"Kita melalui proses Irjen dulu, baru. (Prosesnya) saya tergantung Irjen, kalau berapa lamanya Irjen. Jadi mudah-mudahan dalam minggu ini Irjen sudah ada," ujarnya di Kantor Kemenkeu, Jakarta yang dikutip Jumat (3/3/2023).
Askolani membeberkan, setelah mendapat surat dari Rijen, maka Eko Darmanto akan otomatis dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta.
"Jadi suratnya dari Irjen. Lalu ke Bea Cukai, baru Bea Cukai follow up segera, langsung (dicopot)," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto (ED) dicopot dari jabatannya oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi persnya, Rabu (1/3/2023).
"Saya telah menginstruksikan kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) agar yang bersangkutan segera dibebastugaskan pencopotan dari jabatan secepat mungkin," Suahasil.
Pencopotan ini dikatakan Suahasil untuk mempermudah proses pemeriksaan kepada yang bersangkutan, sehingga dibebas tugaskan dari segala jabatan dan tanggung jawabnya sebagai Kepala Bea Cukai Yogyakarta.
Diketahui bahwa Eko Darmanto kerap memamerkan gaya hidup mewah diakun media sosial Instagram-nya yang kini telah dihapus.
Salah satu yang bikin gempar adalah saat Eko memamerkan barang mewah, salah satunya pesawat pribadi Cessna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan