Suara.com - Pada pembukaan perdagangan Selasa (28/3/2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound. Tercatat, pasar saham Indonesia naik dengan bertambah 19,75 poin atau menguat 0,29 persen ke level 6.728.
Mengutip data RTI tercatat sebanyak 1,05 miliar saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 468,54 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 68.569 kali transaksi.
Terpantau sebanyak 207 saham berhasil naik, 109 saham terkoreksi, dan 211 saham stagnan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG pada masa Ramadan terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar, pasca mengalami teknikal rebound pada pekan lalu. Sehingga, imbuhnya, peluang kenaikan masih belum terlihat terlalu besar.
Sedangkan dalam jangka pendek, IHSG cenderung berpotensi bergerak sideways di tengah minimnya sentimen yang dapat mendongkrak kenaikan IHSG secara signifikan.
"Peluang koreksi minor masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas," ujarnya seperti dikutip dari riset hariannya.
Willian memperkirakan IHSG bergerak di rentang level 6.636 - 6.798 pada hari ini. Beberapa saham yang ia rekomendasikan yaitu PWON, ASRI, UNVR, ICBP, dan HMSP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?