Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok sedalam 1,12 persen pada penutupan perdagangan sesi 1 pada hari ini Rabu (3/5/2023).
Mengutip data RTI, IHSG terpantau turun 77 basis poin atau melemah 1,12 persen ke level 6.786.
IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 6.865 hingga batas bawah pada level 6.776 setelah dibuka pada level 6.863 pagi ini.
Sebanyak 184 saham menguat, 338 saham melemah, dan sisanya stagnan. Adapun saham BBRI, ASII, dan BMRI menjadi tiga saham dengan jumlah nilai transaksi terbesar.
Siang ini, total saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 9,80 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,26 triliun dan diperdagangkan sebanyak 823.910 kali.
Mayoritas indeks sektoral juga terkoreksi pada sesi pertama ini dengan sektor trasnportasi turun 1,54 persen, sektor energi dan industri kompak melemah 1,53 persen, sektor teknologi turun 1,52 persen, sektor infrastruktur turun 1,44 persen, sektor bahan baku turun 1,15 persen, sektor kesehatan turun 0,87 persen dan sektor keuangan turun 0,81 persen.
Sementara itu, tiga sektor lainnya berada di zona hijau yaitu, sektor non siklikal naik 0,42 persen, sektor siklikal naik 0,31 persen dan sektor properti naik 0,24 persen.
Di sisi lain, indeks LQ45 turun 1,41 persen ke level 942, indeks IDX30 juga turun 1,43 persen ke level 491, indeks MNC36 terkoreksi 1,32 persen ke level 362, serta indeks JII melemah 1,48 persen ke level 556.
Baca Juga: Minim Sentimen Positif, IHSG Pagi Ini Dibuka Anjlok 0,53 Persen dan 207 Saham Merah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim