Suara.com - Mengenai harta kekayaan pejabat, belakangan cukup banyak yang diungkap dan kemudian diaudit oleh lembaga terkait. Hal ini karena harta kekayaan yang terlalu besar dinilai mencurigakan dan tidak wajar. Terkini, harta kekayaan Bupati Pandeglang yang menjadi sorotan.
Netizen dan masyarakat ‘tertarik’ dengan harta kekayaan yang dimiliki Bupati Pandeglang saat ini, Irna Narulita, yang mencapai lebih dari 62 miliar rupiah. Sekilas pembahasannya bisa Anda temukan di bawah ini.
Harta Bupati Pandeglang
Pada Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara yang dilaporkan 8 Februari 2023 untuk periode 2022 lalu, tercatat harta yang dimilikinya adalah total lebih dari 62 miliar rupiah. Harta ini didominasi oleh aset tanah dan bangunan.
Jika ditotal, aset tanah dan bangunan yang dimiliki sang bupati adalah sebanyak 112 bidang dengan satu aset tanah disertai bangunan. Aset ini tersebar tidak hanya di wilayah Pandeglang, namun juga di Sleman, Jakarta Barat, dan juga Serang.
Dari total kekayaan yang dilaporkannya, nilai aset tanah dan bangunan yang dimiliki mencapai Rp60.600.521.970. Sisa dari aset tersebut antara lain adalah kendaraan berupa motor Honda tahun 2008 dengan nilai Rp2.700.000, kemudian kas dan setara kas senilai Rp1.397.052.855.
Total harta kekayaan yang dilaporkan dalam berkas tersebut adalah Rp62.562.624.825. Kekayaan Irma NArulita tersebut kalahkan jumlah harta Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berada di angka Rp58 miliar berdasarkan data LHKPN hingga Maret 2022.
Angka ini, jika dilihat dari tahun 2010 lalu, meningkat sebanyak hampir 40 miliar rupiah.
Bukan Nama Baru di Dunia Pemerintahan
Baca Juga: Jejak Dinasti Politik Keluarga Bupati Pandeglang, Next Anak Maju Pilkada?
Nama Irna Narulita sendiri bukan nama baru di dunia pemerintahan Indonesia. Namanya sudah muncul sejak cukup lama, sebab pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2015 hingga 2016 lalu. Irna juga merupakan istri dari mantan Bupati Pandeglang, serta mantan Wakil Ketua MPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah.
Pada beberapa berkas yang ada di LHKPN tersebut, publik menilai adanya ketidakwajaran pada peningkatan nilai kekayaan yang dimilikinya. Dalam waktu kurang lebih dua tahun saja, harta yang dilaporkan meningkat hampir 15 miliar.
KPK, sebagai lembaga yang turut berwenang menyelidiki adanya indikasi korupsi, kemudian menyatakan bahwa akan diadakan pendalaman terkait data-data yang telah ada. KPK memastikan akan dilakukan penyelidikan, dan memeriksa semua data terkait untuk memastikan tidak ada penyelewengan dalam penyelenggaraan negara dan jabatannya.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Harta Kepala Dinas Lebih Banyak Daripada Harta Gubernur Sulawesi Tenggara
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,03%, Sri Mulyani: Daya Beli Masyarakat Kuat
-
Yes! Sesaat Lagi, Rek ASN Guru dan Dosen Siap-Siap Membengkak, Begini Perintah Presiden Jokowi Ke Menkeu Sri Mulyani
-
Copot Pejabat Dinas Perumahan Selvy Mandagi dari Jabatannya, Inspektorat DKI: Untuk Permudah Proses Pemeriksaan
-
Jejak Dinasti Politik Keluarga Bupati Pandeglang, Next Anak Maju Pilkada?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya