Suara.com - Sosok Bupati Pandeglang Irna Narulita kini tengah jadi sorotan karena kinerjanya dikritik habis-habisan dalam demo mahasiswa di kantor Bupati pada Kamis (4/5/2023) kemarin.
Selama dua periode masa kepemimpinan Ina Narulita, Pandeglang menjadi sangat jauh tertinggal ketimbang kota serta daerah di sekitarnya dari segi infrastukur, pendidikan, serta Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara itu menilik kepemimpinan Irna Narulita, ternyata ada jejak dinasti politik yang mengalir dalam keluarganya. Bahkan kekinian, anak Irna Narulita akan maju Pilkada 2024 meneruskan untuk berkuasa di Pandeglang.
Simak penjelasan tentang jejak dinasti politik Pandeglang berikut ini.
Dimyati Natakusumah jadi Bupati Pandeglang dua periode
Suami Irna Narulita adalah Achmad Dimyati Natakusumah yang merupakan Bupati Pandeglang selama dua periode. Dia menjadi Bupati Pandeglang dua periode yakni 2000-2005 dan 2005-2009.
Sebelumnya Dimyati menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI dari 4 Juli 2014 hingga 1 Oktober 2014. Dia adalah anggota DPR RI dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sejak tahun 2019 hingga sekarang.
Irna Narulita lanjutkan jadi Bupati Pandeglang dua periode
Setelah Dimyati lengser, tahta Bupati Pandeglang dipegang oleh Erwan Kurtubi. Barulah setelahnya, Irna Narulita menjabat sebagai Bupati Pandeglang periode 2006-2021 dan 2021 hingga sekarang.
Baca Juga: Ironi Bupati Pandeglang: Harta Tembus Rp 62 M, Wilayahnya Termiskin di Banten
Sebelumnya dia menjabat sebagai Anggota DPR RI selama dua periode yakni 2009-2014 dan 2014-2016.
Irna Narulita mengawali karier politiknya lewat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2012 lalu berpasangan dengan Wahidin Halim. Namun Irna kalah dari pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno.
Kemudian Irna masuk Senayan pada Pemilu Legislatif (Pileg) daerah pemilihan Pandeglang dan Lebak. Dia menjadi anggota DPR dari Fraksi PPP periode 2014 sampai 2016. Namun sejak tahun 2020, Irna jadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga sekarang.
Rizki Aulia Rahman Natakusumah maju Pilkada 2024?
Rizki Aulia Rahman Natakusumah adalah anak kedua Achmad Dimyati Natakusumah dan Irna Narulita. Dia digadang-gadang akan maju dalam Pilkada 2024.
Kabar Rizki Aulia Rahman maju jadi calon Bupati Pandeglang di Pilkada 2024 mendapat dukungan dari Partai Demokrat.
Rekam jejak Rizki Aulia Rahman adalah jebolan S1 dan S2 dari Universitas Nottingham, Inggris. Pada usia 25 tahun, dia menjadi anggota DPR RI bersama 574 orang lain.
Rizki kini menjadi anggota DPR bersama sang ayah, Dimyati. Meski satu dapil di Banten I, Dimyati memilih masuk ke PKS, sedangkan Rizki memilih masuk ke Partai Demokrat.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Ironi Bupati Pandeglang: Harta Tembus Rp 62 M, Wilayahnya Termiskin di Banten
-
Kronologi PMII Segel Kantor Bupati Pandeglang: Ada Mahasiswa Ditabrak, Demo Ricuh
-
Kekuatan Besar Dinasti Politik Keluarga Ratu Atut Chosiyah di Banten Dibongkar: Bukan Kemajuan, Tapi Kemunduran
-
Jokowi Condong Kampanyekan Salah Satu Bakal Calon Presiden, Rocky Gerung: Strategi Membangun Dinasti Politik
-
Adu Kaya Bupati Lebak vs Bupati Pandeglang, Dua Pejabat Banten yang Keciduk Pamer Hidup Mewah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan